Properti
Awas Aset 'Terbakar'! Trik Jitu Lepas dari Jeratan Bunga KPR Floating di Tahun Kuda Api
Awas Aset 'Terbakar'! Trik Jitu Lepas dari Jeratan Bunga KPR Floating di Tahun Kuda Api 2026
Ringkasan Berita:
- Tahun Kuda Api menuntut aksi cepat; KPR Take Over menjadi langkah wajib untuk membersihkan beban bunga floating yang menggerogoti arus kas.
- Stabilitas suku bunga BI di level rendah 4,75 persen membuka peluang terbaik untuk meninggalkan bunga floating yang tinggi melalui strategi refinancing.
- Inflasi (2,92 % ) kini resmi menyalip pertumbuhan harga rumah (0,7 % ), peringatan keras bahwa aset yang didiamkan sedang "terbakar" secara nilai.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Memasuki Tahun Kuda Api di 2026, para pemilik rumah yang masih mencicil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) perlu waspada.
Data ekonomi terbaru menunjukkan fenomena yang cukup mengkhawatirkan: laju inflasi kini resmi menyalip pertumbuhan harga rumah.
Berdasarkan data awal tahun dari Rumah123, inflasi tahunan melesat di angka 2,92 % , sementara kenaikan harga rumah secara nasional hanya merangkak di 0,7 % .
Baca juga: Harga Rumah Seken Kota Depok Tertinggi di Jabodetabek, Sawangan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Artinya, jika Anda diam saja dan membiarkan cicilan KPR tergerus bunga floating yang tinggi, nilai aset Anda pelan-pelan sedang "terbakar" oleh inflasi.
Dalam astrologi Tiongkok, elemen "Api" di tahun ini memang melambangkan volatilitas tinggi dan pergerakan cepat. Momentum ini dinilai sebagai waktu yang paling tepat untuk melakukan "bersih-bersih" finansial.
Bahaya Finansial di Balik Bunga Floating
Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, menyarankan para pemilik rumah untuk tidak pasrah dengan beban cicilan yang membengkak. Ia mengibaratkan bunga floating sebagai energi buruk yang harus segera disingkirkan.
“Tahun Kuda Api itu karakternya liar dan tidak kenal ampun pada mereka yang lambat. Bunga floating yang tinggi itu ibarat debu atau energi kotor yang menumpuk di rekening Anda," kata Marisa dalam keterangan tertulis, Kamis (19//2/2026).
Dia menjelaskan saat harga rumah hanya naik 0,7 % , tetapi bunga yang dibayar ke bank bisa di atas 11 % , itu namanya financial ciong (kemalangan finansial).
"Anda merasa memiliki aset, padahal nilainya sedang tergerus. Satu-satunya cara membalikkan keadaan di tahun yang panas ini adalah dengan memadamkan bunga tinggi itu lewat KPR Take Over,” jelas Marisa.
KPR Take Over: 'Angpao' Ratusan Juta untuk Keluarga
Di tengah stabilitas suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) di level rendah 4,75 % , opsi refinancing atau memindahkan KPR ke bank lain (Take Over) menjadi langkah cerdas yang wajib dicoba.
VP Marketing Rumah123, Firman Pamungkas, menegaskan bahwa keberuntungan finansial di Tahun Kuda Api tidak datang dengan sendirinya, melainkan butuh manuver yang action-oriented.
“Jangan menunggu bunga turun sendiri, karena karakter tahun ini penuh ketidakpastian. Hoki atau 'Angpao' terbesar tahun ini justru ada di tangan Anda sendiri," ucapnya.
Dengan memindahkan KPR dari bunga floating (±12 % ) ke bunga fixed promo (mulai 4-5 % ), Anda bisa menciptakan penghematan hingga ratusan juta rupiah sampai lunas.
| Butuh Jendela dan Pintu Berbahan UPVC Berkualitas, Schuller UPVC Sudah Ada di Depok |
|
|---|
| Harga Rumah Seken Kota Depok Tertinggi di Jabodetabek, Sawangan Jadi Pusat Pertumbuhan Baru |
|
|---|
| Shila Laketown Dibangun di Sawangan, Kawasan Tepi Danau Modern dengan Nilai Investasi Menjanjikan |
|
|---|
| Ini 4 Faktor Cinere Terrace Suites Bisa Jadi Hunian Strategis di Depok Bagi Generasi Muda |
|
|---|
| Inilah 7 Faktor yang Membuat Premium House Sawangan Depok Begitu Diminati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Penampakan-apartemen-Cinere-Terrace-Suites-yang-digadang-gadang-jadi-hunian-strategis.jpg)