Berita Bekasi
7 Pemain Odong-odong Tersengat Listrik Saat Angkat Kabel di Bekasi, 3 Tewas 4 Kritis
Tragis! Berniat Angkat Kabel Biar Bisa Lewat, 7 Pemain Odong-odong Tersengat Listrik di Bekasi: 3 Tewas, 4 Kritis
Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI — Sebuah pesta khitanan di Kampung Cibeureum, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mendadak berubah menjadi kepanikan hebat pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Rombongan kesenian odong-odong asal Subang yang tengah mengisi acara tersebut mengalami insiden maut tersengat aliran listrik tegangan tinggi.
Akibat peristiwa tragis ini, tiga orang kru dilaporkan meninggal dunia, sementara empat orang lainnya dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.
Baca juga: Otak Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Ternyata Mantan Caleg, Rencanakan Aksi Sadis Selama 6 Bulan
Kronologi Aliran Listrik Merembet ke Para Pemain
Satlinmas Desa Mekarmukti, Pitung (70), mengatakan petaka ini bermula ketika rombongan odong-odong dari Grup Dewa Tarompet asal Pagaden, Kabupaten Subang, hendak melanjutkan perjalanan setelah beristirahat sejenak usai waktu Ashar.
Saat kendaraan bergerak maju, jalurnya terhalang oleh seutas kabel listrik yang melintang cukup rendah.
Niat baik beberapa pemain yang mencoba mengangkat kabel tersebut agar kendaraan bisa melintas justru berujung fatal. Salah seorang kru diduga menyentuh bagian kabel yang terkelupas atau bertegangan tinggi, membuat aliran listrik langsung merambat cepat ke rekan-rekan di dekatnya.
"Awalnya habis istirahat, terus jalan lagi. Pas maju, ketemu kabel. Ada yang ngangkat kabel supaya bisa lewat," ujar Pitung ketika dikonfirmasi pada Selasa (2/6/2026).
"Awalnya satu orang yang kena. Begitu kesetrum, merambet ke yang lain. Yang ngangkat kabel itu langsung kena, terus yang megang atau dekat dia ikut kesetrum," katanya.
3 Meninggal Dunia, 4 Kritis
Dampak sengatan listrik yang masif tersebut membuat tujuh orang kru langsung bertumbangan. Satu orang korban dilaporkan langsung mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian, sedangkan dua korban lainnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan.
Empat korban selamat yang dalam kondisi pingsan segera dievakuasi menggunakan ambulans desa untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
"Tadi ada tujuh orang korban. Satu sudah jadi korban (meninggal) di lokasi. Dua (meninggal) di Puskesmas, yang lainnya pingsan," ungkap Pitung.
Pitung memastikan bahwa seluruh korban murni berasal dari internal rombongan kelompok seni odong-odong tersebut. Tidak ada tamu undangan hajatan maupun warga setempat yang ikut menjadi korban dalam musibah ini.
| Panik Kepergok Satpam Saat Mesum di Mobil, Pengemudi Brio di Bekasi Kabur hingga Tabrak Motor |
|
|---|
| Bakal Ada Kapal Wisata hingga Kuliner Tepi Sungai, Ini Bocoran Wajah Baru Kalimalang Bekasi |
|
|---|
| Pelaku Pilih Siram Air Keras Karena Kasihan Korban Sakit Stroke |
|
|---|
| Mencekam! SPBE di Bekasi Meledak Hebat: Rumah Warga Hancur, 10 Orang Luka Bakar Serius |
|
|---|
| Berniat Hindari Gerobak, Pemotor Wanita Berakhir Tragis Terlindas Truk di Jalan Narogong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Korban-odong-odong-di-Bekasi.jpg)