Senin, 1 Juni 2026

Lalu Lintas

Jalan Lenteng Agung Amblas Makan Dua Lajur, Rute Transjakarta 4B dan D21 Terpaksa Dipotong

Awas Macet Parah! Jalan Lenteng Agung Amblas Makan Dua Lajur, Rute Transjakarta 4B dan D21 Terpaksa Dipotong

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
Tribunnews.com
JALAN AMBLAS - Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, tepatnya setelah Gang Empang, Jakarta Selatan, mengalami amblas parah hingga membentuk lubang besar sedalam sekitar tiga meter pada Kamis (29/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Foto: Tribunnews.com 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Para pelaju arah Depok dan Jakarta Selatan pagi ini harus gigit jari. Pasalnya, jalan amblas yang cukup parah melanda Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026) malam.

Kerusakan jalan yang kian meluas hingga memakan dua lajur jalan membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan hebat.

Tak hanya memicu kepadatan kendaraan pribadi, ambrolnya fasilitas publik ini juga berdampak langsung pada operasional transportasi massal, khususnya layanan bus Transjakarta.

Baca juga: Kini Warga Depok Bisa Naik Transjakarta Dari Tugu Tanah Baru Hingga Pasar Minggu

Merespons situasi darurat di lapangan, manajemen Transjakarta terpaksa melakukan penyesuaian operasional demi keselamatan dan kelancaran armada.

Kepala Departemen Humas dan CSR, Ayu Wardhani, mengonfirmasi adanya perpendekan rute pada sejumlah koridor yang melintasi area tersebut.

“Rute D21: Lebak Bulus–UI Depok mengalami perpendekan rute menjadi Lebak Bulus–Bus Stop Wijaya Kusuma dikarenakan adanya jalan amblas di sekitar Bus Stop SMAN 109. Untuk sementara tidak melayani Bus Stop SMAN 38 sampai Universitas Indonesia,” kata Ayu dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Selain koridor D21, rute 4B (Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia) yang kini diperpendek menjadi hanya sampai Bus Stop Wijaya Kusuma.

“Untuk sementara tidak melayani pelanggan di Bus Stop SMAN 38 sampai Universitas Indonesia,” ujarnya.

Pihak Transjakarta mengimbau para pelanggan setianya untuk mengantisipasi keterlambatan, menyesuaikan jadwal perjalanan, serta aktif memantau update layanan melalui aplikasi resmi maupun akun media sosial Transjakarta di platform X dan Instagram.

Kronologi Jalan Amblas

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan mengatakan bahwa tanda-tanda kerusakan jalan ini sebenarnya sudah mulai terdeteksi sejak pertengahan pekan.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengatakan, laporan awal mengenai jalan amblas diterima pada Rabu (27/5/2026) malam dari warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Jalan ambles dan kondisinya agak dalam," kata Rifki.

Karena situasi sudah malam, pemantauan dilakukan Kamis pagi.

Saat itu Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan melakukan pengecekan dan penanganan sementara menggunakan material coldmix untuk menjaga keamanan dan kenyamanan  pengguna jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved