Selasa, 19 Mei 2026

Berita Jakarta

Tragis! Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung, Ini Ciri-cirinya

Tragis! Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung, Ini Ciri-cirinya

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Hironimus Rama
Warta Kota
KECELAKAAN KRL - Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas usai diduga tertabrak kereta rel listrik (KRL) di jalur rel KM 24/300 Jalur Hilir relasi Bogor Kota, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA  – Insiden nahas terjadi di perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Selasa (19/5/2026) pagi.

Seorang pria yang belum diketahui identitasnya dilaporkan tewas usai tertabrak KRL.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengonfirmasi bahwa insiden maut tersebut pertama kali diketahui pada pukul 05.40 WIB.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Fokus Sasar Titik Rawan Kejahatan Jalanan

Laporan awal bermula dari masinis KRL nomor 1169 relasi Bogor Kota yang menginformasikan kejadian tersebut melalui announcer Stasiun Lenteng Agung.

"Kami menerima informasi adanya seseorang yang tertabrak kereta api di jalur KM 24/300 Jalur Hilir relasi Bogor Kota," ujar Nurma Dewi dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Merespons laporan tersebut, petugas keamanan KAI berkoordinasi dengan anggota kepolisian langsung menyisir lokasi kejadian.

Dari hasil pengecekan di jalur rel KM 24/300, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, ditemukan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi tak bernyawa di sekitar rel.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum mengantongi identitas korban. Untuk membantu proses pengenalan, polisi membeberkan sejumlah ciri-ciri fisik korban.

"Korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 25 tahun, berperawakan sedang dan memiliki kulit putih. Korban mengenakan baju lengan panjang berwarna biru," papar Nurma.

Proses Evakuasi dan Penyelidikan

Guna mengusut peristiwa ini, kepolisian telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Serangkaian penanganan telah dilakukan, mulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, hingga menghubungi tim identifikasi (Inafis) Polres Metro Jakarta Selatan.

"Korban kemudian dibawa ke RS Fatmawati untuk proses visum dan identifikasi lebih lanjut," kata Nurma.

Penyelidikan lebih mendalam masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian guna mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab pasti dari insiden tragis tersebut.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved