Senin, 11 Mei 2026

Depok Hari Ini

Viral Seorang Pria Hadang dan Tendang Mobil Ambulans di Depok, Pengemudi Buka Suara 

Viral Seorang Pria Hadang dan Tendang Mobil Ambulans hendak Jemput Pasien di Depok, Pengemudi Buka Suara 

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
HADANG AMBULANS - Pengemudi mobil ambulans Musyaffa Kautsar menceritakan penghadangan dan pengrusakan mobilnya. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy)  

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SUKMAJAYA - Sosial media (sosmed) dihebohkan dengan aksi arogan seorang pria yang menghadang laju mobil ambulans di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok pada Minggu (11/5/2026) siang.

Peristiwa itu terjadi saat mobil ambulans melaju dari arah Jalan Adi Karya, Kelurahan Bakti Jaya menuju Jalan Juanda Raya untuk menjemput pasien.

Tiba-tiba mobil ambulans tersebut dihadang oleh seorang pria berkaos putih sambil melontarkan makian.

Baca juga: Atasi Banjir di Cipayung, Supian Suri Instruksikan Pengerukan Kali Jago

Tak hanya itu, pelaku dengan arogan juga menendang bagian pintu mobil sambil menunjuk-nunjuk ke arah pengemudi.

Sempat terjadi cekcok antara pengemudi ambulans dengan pelaku hingga membuat suasana tegang.

Pengemudi ambulans, Musyaffa Kautsar menjelaskan, insiden terjadi di akses Juanda saat tim ambulans Al-Baari Foundation sedang dalam proses penjemputan pasien yang mengalami stroke ringan.

Musyaffa mengaku ambulans yang dikemudikan hanya membunyikan klakson sirine karena kondisi jalanan yang sempit dan banyak warga lalu-lalang. 

“Jadi memang kalau penjemputan pasien itu tidak ada pasien yang ada di dalam ya,” kata Musyaffa, Senin (11/5/2026).

“Nah kita posisinya itu jamper-jamper aja, cuma tot-tot gitu, nyalain hanya sirine kecil-kecil aja,” sambungnya.

Tiba-tiba, pelaku menghadang dan memotong jalan mobil ambulans hingga akhirnya terhenti.

Pelaku melakukan tindakan kekerasan dengan memukul dan menendang mobil hingga menyebabkan bodi ambulans penyok.

Bahkan, pelaku sempat melontarkan ancaman kepada tim ambulans agar tidak memviralkan kejadian tersebut.

“Pelaku diduga tidak terima ambulans menyalakan sirine dan rotator saat kondisi kosong (tanpa pasien),” ungkapnya.

Musyaffa mengaku, timnya telah merekam aksi pelaku sebagai bukti dan melaporkan kejadian serta kerusakan kendaraan tersebut kepada pihak kepolisian.

“Udah sempat ada pengancaman terus pemukulan dan lain sebagainya sih,” pungkasnya. (m38)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved