Rabu, 29 April 2026

Kecelakaan Kereta Api

Update Kecelakaan Kereta Api di Bekasi: 7 Meninggal, 81 Korban Luka

Terkini! Update KAI: Ada 7 Orang Meninggal, 81 Luka dalam Insiden KA di Bekasi Timur

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Hironimus Rama
Tribun Bekasi/Rendy Rutama
EVAKUASI - Suasana evakuasi penumpang usai insiden kecelakaan antara kereta api jarak jauh KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (28/4/2026). 

Laporan Rendy Rutama Putra

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI - PT KAI kembali mendapatkan data update perihal jumlah korban akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, berdasarkan data yang diterima pihaknya hingga Selasa (28/4/2026) sekira pukul 07.00 WIB, jumlah korban yang dibawa ke Rumah Sakit (RS) berjumlah 81 orang, dan sementara dikabarkan meninggal dunia tujuh orang.

"Saya mengupdate jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan kereta pada malam tadi malam. Meninggal dunia itu tujuh orang, dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang," kata Bobby di lokasi kejadian, Selasa (28/4/2026) pagi.

Terkini, Bobby menjelaskan petugas gabungan dari TNI, Polri, Damkar, Basarnas, BPBD, hingga KAI masih terus melakukan evakuasi para penumpang yang terjebak di gerbong kereta Commuter Line.

"Yang masih terperangkap, itu ada sekitar tiga orang yang terperangkap di dalam kereta. Karena evakuasi ini, terus terang, cukup lama, selama delapan jam, dan kami lakukan hati-hati sekali," jelasnya.

Sebelumnya, Bobby menuturkan pada Selasa (28/4/2026) sekira pukul 01.00 WIB, korban meninggal dunia berjumlah empat orang, dan yang dibawa ke RS terdapat 71 orang.

Bobby memastikan, para korban akan mendapatkan perawatan intensif yang optimal agar segera pulih.

"Tentunya kami memberikan perawatan yang sangat optimal, maksimal sekali untuk kesembuhan para korban yang meninggal luka-luka ini," tuturnya.

Sebagai informasi, para korban kecelakaan kereta itu saat ini tengah dirawat di sejumlah RS yang ada di sekitar lokasi kejadian.

"Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi, RS Bella dan Primaya," singkat Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di lokasi kejadian, Selasa (28/4/2026).

Kronologi Saksi

Diketahui sebelumnya, seorang penumpang Commuter Line, Munir, mengatakan, kejadian sekira pukul 20.53 WIB itu bermula saat kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Kereta itu berhenti lantaran terdapat Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak satu unit mobil taxi.

Ketika berhenti, melintas dari arah belakang Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek langsung menghantam Commuter Line yang ditumpangi Munir.

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong," kata Munir di lokasi, Senin (27/4/2026).

Munir menjelaskan, akibat kejadian itu, gerbong perempuan Commuter Line hancur lebur.

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," jelasnya. (M37)


LAKA KERETA - Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin saat conference pers di lokasi kecelakaan kereta, Stasiun Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (28/4/2026) pagi. (TribunBekasi/RendyRutamaPutra).

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved