Selasa, 28 April 2026

Berita Internasional

Tanggapan Malaysia Atas Gencatan Senjata Iran-AS, Tak Boleh Ada Tipu Daya

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menanggapi gencatan senjata yang diambil Iran dan Amerika Serikat (AS). 

Editor: Desy Selviany
Istimewa/Ig Anwar Ibrahim
ANWAR IBRAHIM-Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menanggapi gencatan senjata yang diambil Iran dan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (8/4/2026).  

TRIBUNDEPOK-Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menanggapi gencatan senjata yang diambil Iran dan Amerika Serikat (AS). 

Anwar Ibrahim menjelaskan bahwa Malaysia sepenuh hati menyambut perkembangan terbaru dalam perang AS-Iran saat ini.

Malaysia pun menyambut positif rencana sepuluh poin yang diusulkan oleh Iran dan diterima secara positif oleh AS.

Menurut Anwar Ibrahim usulan ini merupakan pertanda baik bagi pemulihan perdamaian dan stabilitas, tidak hanya di kawasan ini tetapi juga di seluruh dunia. 

Sehingga Malaysia sangat berharap bahwa proses negosiasi akan dilakukan dengan itikad baik, dengan tekad yang kuat untuk mencari solusi yang langgeng terhadap isu-isu yang saat ini dihadapi kawasan ini. 

Menurut Anwar Ibrahim, perundingan perdamaian tidak akan berhasil jika prosesnya diselimuti tipu daya dan kecurangan.

Maka sangat penting bahwa rencana sepuluh poin tersebut diterjemahkan menjadi kesepakatan perdamaian yang komprehensif, tidak hanya untuk Iran, tetapi juga untuk Irak, Lebanon, dan Yaman. 

Selain itu Malaysia juga mendesak pihak terkait dalam perang Timur Tengah untuk memastikan diakhirinya genosida dan perampasan hak-hak rakyat Palestina, terutama di Gaza.

Malaysia pun mengapresiasi upaya Pakistan yang berhasil menjadi mediator dari gencatan senjata AS-Iran.

“Sekali lagi saya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tulus kepada Pakistan dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif atas diplomasi yang tak kenal lelah dan berani yang telah membantu mewujudkan momen ini,” apresiasi Anwar Ibrahim.

Menurut Anwar Ibrahim, kesediaan Pakistan untuk berbicara dengan semua pihak, tanpa rasa takut atau pilih kasih, mencerminkan tradisi tertinggi solidaritas Muslim dan tanggung jawab internasional. 

Malaysia siap mendukung dan melengkapi semua upaya dalam hal ini.

“Kami juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk memastikan akses kemanusiaan tanpa hambatan kepada semua penduduk sipil yang terkena dampak perang ini,” paparnya.

Baca juga: Tanggapan Netanyahu Usai Ditinggal AS yang Pilih Gencatan Senjata dengan Iran

Diharapkan juga gencatan senjata ini menjadi awal dari perdamaian abadi di seluruh dunia.

“Semoga ini menjadi titik balik menuju perdamaian abadi. Dunia tidak mampu jika hal ini tidak terjadi,” pungkasnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved