Berita Internasional
Donald Trump Sindir Korea Selatan yang Tak Tahu Balas Budi ke AS Dalam Perang Iran
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkit bantuan militer Amerika Serikat ke Korea Selatan dalam ancaman bahaya Kim Jong Un.
TRIBUNDEPOK-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkit bantuan militer Amerika Serikat ke Korea Selatan dalam ancaman bahaya Kim Jong Un.
Sindiran itu disampaikan Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat (AS) pada Senin (6/4/2026).
Dalam konferensi pers terbarunya, Donald Trump menyinggung sejumlah negara yang disebut telah dibantu AS dalam hal perlindungan negara.
Seperti negara-negara NATO, Australia, Jepang, dan Korea Selatan menurut Trump telah dibantu oleh AS.
Namun demikian kata Trump, negara-negara tersebut nihil bantuan saat Amerika Serikat tengah berperang dengan Iran.
Pernyataan Trump ini kemudian dimuat media Jepang The Asahi Shimbun.
Dalam pernyataannya, Trump meluapkan kemarahannya tentang kurangnya dukungan dari sekutu Pasifik.
Donald Trump bahkan menyinggung Korea Selatan yang nihil membantu AS berperang dengan Iran.
Padahal kata Trump, 45 ribu pasukan AS berada di Korea Selatan untuk melindungi mereka dari ancaman Presiden Korea Utara Kim Jong Un.
Baca juga: Pakistan Disebut Berhasil Bujuk Iran Berunding Gencatan Senjata
Pun Trump menyinggung Jepang juga yang dianggapnya tidak tahu balas budi dengan AS.
Sebab selama ini AS menaruh 50 ribu tentara di Jepang untuk berjaga dari ancaman Korea Utara.
“Tahukah Anda siapa lagi yang tidak membantu kita? Korea Selatan tidak membantu kita,” kata Trump.
“Tahukah Anda siapa lagi yang tidak membantu kita? Australia tidak membantu kita. Tahukah Anda siapa lagi yang tidak membantu kita? Jepang. Kita memiliki 50.000 tentara di Jepang untuk melindungi mereka dari Korea Utara,”
“Kita memiliki 45.000 tentara di Korea Selatan untuk melindungi kita dari Kim Jong Un, yang hubungannya sangat baik dengan saya,”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Presiden-Amerika-Serikat-Donald-Trump-berang-dengan-laporan-berita.jpg)