Selasa, 14 April 2026

Berita Bekasi

Mencekam! SPBE di Bekasi Meledak Hebat: Rumah Warga Hancur, 10 Orang Luka Bakar Serius

Mencekam! SPBE di Bekasi Meledak Hebat: Rumah Warga Hancur, 10 Orang Luka Bakar Serius

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/Rendy Rutama
KEBAKARAN SPBE - Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, pada Rabu (1/4/2026) malam. (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

Laporan Rendy Rutama Putra

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI – Kepanikan luar biasa melanda warga Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) malam.

Sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) meledak hebat hingga memicu kebakaran besar yang merembet ke pemukiman penduduk.

Insiden yang terjadi di tengah lingkungan padat warga ini mengakibatkan kerusakan parah dan menjatuhkan korban luka yang cukup banyak.

Baca juga: Berniat Hindari Gerobak, Pemotor Wanita Berakhir Tragis Terlindas Truk di Jalan Narogong

Detik-Detik Ledakan: Gas Sempat Memenuhi Jalanan

Menurut kesaksian warga di lokasi, tanda-tanda bencana sudah terlihat sebelum ledakan dahsyat terjadi.

Bayu, salah seorang warga setempat, menceritakan pengalamannya melihat kepulan asap gas yang keluar dari area SPBE dan memenuhi jalanan di depan rumahnya.

"Awalnya sedikit, lalu saya masuk rumah. Lama-lama gasnya menyebar, sudah masuk sampai ke area depan rumah," ujar Bayu.

Nahas, saat ia baru saja hendak mengamankan diri dengan menutup pagar rumah, ledakan besar terjadi. Karena gas sudah menyebar luas di udara, api menyambar dengan sangat cepat ke segala arah.

"Tidak lama kemudian terjadi ledakan, langsung menyambar ke semua area karena gas sudah merata ke mana-mana," tambahnya.

Rumah Warga Hancur Radius 15 Meter

Dahsyatnya kekuatan ledakan membuat bangunan di sekitar lokasi tak berdaya. Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah rumah warga yang berada dalam radius kurang lebih 15 meter hancur berantakan.

Hingga Kamis (2/4/2026) dini hari pukul 00.04 WIB, petugas Pemadam Kebakaran dari Kota dan Kabupaten Bekasi masih berjibaku memadamkan sisa-sisa api.

Kondisi lokasi dilaporkan gelap gulita karena pihak PLN langsung memutus aliran listrik guna menghindari korsleting maupun ledakan susulan.

Terkait penyebab ledakan, dugaan sementara mengarah pada kebocoran teknis saat proses pengisian gas berlangsung.

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved