Kamis, 4 Juni 2026

Perang Amerika Israel vs Iran

Jet Tempur Siluman F-35 AS Rontok Ditembak Iran, AS Panik Minta Dana Perang Rp3.397 Triliun?

Jet Siluman F-35 Rontok Ditembak Iran Jelang Lebaran, AS Panik Minta Tambahan Rp3.397 T?

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
JET TEMPUR F-35 - Jet tempur siluman F-35 Lightning II milik Amerika Serikat melakukan pendaratan darurat usai diduga terkena tembakan saat menjalankan misi di atas wilayah Iran pada Kamis (19/3/2026). 

Laporan Joanita Ary

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mencapai titik didih baru menjelang Hari Raya.

Sebuah insiden militer besar dilaporkan terjadi ketika jet tempur siluman kebanggaan Amerika Serikat, F-35 Lightning II, terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah diduga kuat terkena tembakan saat menjalankan misi di atas wilayah udara Iran.

Kabar yang pertama kali disiarkan oleh CNN ini langsung memicu gelombang reaksi, tak hanya di medan konflik, tetapi juga menciptakan guncangan politik dan finansial di dalam negeri Amerika Serikat.

Baca juga: Balas Kematian Ali Larijani, Ratusan Rudal Iran Bombardir Israel, Isu Netanyahu Tewas Menguat

Klaim Berbeda AS dan Iran soal Nasib F-35

Terkait insiden F-35, Juru Bicara Komando Pusat Amerika Serikat, Kapten Tim Hawkins, mengonfirmasi bahwa pesawat generasi kelima tersebut memang telah mendarat. Ia memastikan pilot dalam kondisi stabil dan selamat.

Meski begitu, Hawkins enggan merinci lokasi pendaratan maupun seberapa parah tingkat kerusakan pesawat, serta menegaskan bahwa penyelidikan menyeluruh masih berlangsung.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dengan lantang mengklaim bahwa sistem pertahanan udara mereka sukses menghantam jet tempur canggih tersebut hingga rusak parah.

Menurut IRGC, serangan mematikan itu terjadi di wilayah Iran bagian tengah pada Kamis dini hari waktu setempat.

Jika klaim Teheran ini benar, insiden ini akan menjadi pukulan telak bagi reputasi teknologi militer Washington dan menandai pertama kalinya pesawat militer AS terkena serangan langsung sejak konflik terbaru ini pecah pada akhir Februari lalu.

AS Disebut Panik, Ajukan Tambahan Dana Rp3.397 Triliun

Di tengah memanasnya situasi di lapangan, Pemerintah AS kini dihadapkan pada tekanan politik yang luar biasa.

Guna menopang keberlanjutan operasi militer di Timur Tengah, Departemen Pertahanan AS (Pentagon) dilaporkan sedang memutar otak untuk meminta tambahan dana perang dengan nilai fantastis, yakni hingga US$200 miliar atau setara Rp3.397 triliun.

Berdasarkan laporan The Washington Post yang terbit pada Rabu (18/3/2026) waktu setempat, upaya lobi pendanaan raksasa ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan AS, Steve Feinberg.

Langkah ini memunculkan spekulasi bahwa Washington mulai kewalahan menghadapi daya tahan dan eskalasi perlawanan Iran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved