Kamis, 16 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Puncak Arus Mudik: Tol Japek & MBZ Padat Merayap Sejak Dini Hari, Polisi Terapkan Contraflow

Puncak Mudik Tiba! Tol Japek & MBZ Padat Merayap Sejak Dini Hari, Polisi Terapkan Contraflow

Editor: Hironimus Rama
Tribun Bekasi
PUNCAK ARUS MUDIK- Puncak arus mudik, ruas Jalan Tol Jakarta- Cikampek dan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) dipadati kendaraan pemudik dari Jakarta menuju Cikampek pada Rabu (18/3/2026) dini hari. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI – Prediksi datangnya puncak arus mudik Lebaran 2026 akhirnya terbukti. Sejak Rabu (18/3/2026) dini hari, gelombang kendaraan warga yang meninggalkan wilayah Jadetabek (Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi) tumpah ruah memadati ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ).

Kepadatan luar biasa ini mulai terasa pada Selasa (17/3/2026) malam dan mencapai puncaknya pada pukul 00.30 WIB dini hari.

Antrean kendaraan terpantau merayap mulai dari KM 19 Grandwisata Tambun, Kabupaten Bekasi, hingga mengular ke wilayah Karawang. Kecepatan laju kendaraan pemudik pun anjlok, hanya berkisar 20-30 kilometer per jam.

Baca juga: Puncak Mudik Lebaran Tiba! Tol Japek Macet Parah Pagi Ini, Rest Area Dibatasi 1,5 Jam

Sementara itu, berdasarkan pantauan rekaman CCTV Travoy milik Jasa Marga pada Rabu (18/3/2026) pagi, lalu lintas kendaraan di ruas Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) Toll Road terpantau ramai. 

Arus kendaraan tampak meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya, dengan dominasi kendaraan pribadi yang mengarah ke timur. Meski volume kendaraan mengalami kenaikan sejak pagi hari, laju kendaraan relatif stabil tanpa antrean panjang.

Contraflow Diperpanjang Secara Darurat

Merespons volume kendaraan yang kian tak terbendung, pihak Kepolisian bersama Jasa Marga langsung mengambil tindakan tegas.

Awalnya, rekayasa lalu lintas contraflow (lawan arah) hanya diberlakukan mulai KM 47 Karawang hingga KM 70 arah Cikampek pada Selasa malam pukul 20.43 WIB.

Namun, skenario tersebut terpaksa diubah. VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa contraflow akhirnya ditarik lebih panjang mulai tengah malam.

"Kami perpanjang contraflow karena terpantau volume lalu lintas kendaraan arah Cikampek pada Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek terus meningkat," kata Ria pada Rabu (18/3/2026).

Kini, contraflow resmi diberlakukan dari KM 38 Cikarang hingga KM 70 arah Cikampek.

Rencananya, skema one way akan diberlakukan mulai dari KM 70 ruas Tol Cikampek hingga KM 414 di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan dan memperlancar arus kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dengan tren peningkatan yang terus terjadi sejak pagi hari, arus kendaraan diperkirakan akan terus bertambah hingga malam nanti, seiring semakin banyaknya pemudik yang memanfaatkan waktu libur untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Jasa Marga juga mengimbau pemudik untuk memastikan saldo e-toll cukup, tangki bensin terisi penuh, dan membawa bekal makanan guna menghindari penumpukan di rest area.

40 Persen Warga Sudah Tinggalkan Jakarta

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved