Rabu, 6 Mei 2026

Perang Amerika Israel vs Iran

Iran Lantik Mojtaba Khamenei, Pejabat AS Ketar-ketir hingga Rudal Hancurkan Bunker Tel Aviv

Iran Lantik Mojtaba Khamenei, Pejabat AS Ketar-ketir hingga Rudal Hancurkan Bunker Tel Aviv

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com
PEMIMPIN TERTINGGI - Iran melantik pemimpin baru Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei tepat di malam Lailatul Qadar, Senin (9/3/2026). Mojtaba Khamenei menggantikan mendiang Ayatollah Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TEHERAN - Eskalasi konflik di Timur Tengah memasuki babak baru yang semakin menegangkan.

Menyusul gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari 2026 lalu, Iran kini telah merapatkan barisan dengan menunjuk sosok pengganti yang diklaim jauh lebih radikal.

Di saat yang sama, gempuran militer Iran ke wilayah Israel melalui Operasi Janji Sejati 4 terus menunjukkan peningkatan daya hancur yang masif, mulai dari klaim tembusnya sistem pertahanan udara hingga hancurnya fasilitas rahasia Israel.

Baca juga: Iran Peringatkan Negara-negara Arab Jangan Jadi Boneka AS

Berikut adalah rentetan peristiwa krusial yang tengah menjadi sorotan dunia dari perang Iran vs Amerika-Israel:

1. Iran Melantik Pemimpin Baru Tepat Saat Malam Lailatul Qadar

Hanya berselang sepekan setelah wafatnya Ali Khamenei, Majelis Pakar Iran yang terdiri dari 88 ulama bergerak cepat. Pada Minggu (8/3/2026) malam, mereka resmi menunjuk putra sang mendiang, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei (56), sebagai Pemimpin Tertinggi ketiga Republik Islam Iran.

Pelantikan ini terasa sangat simbolis karena bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, malam yang dianggap lebih baik dari seribu bulan dalam ajaran Islam.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Senin (9/3/2026) turut mengonfirmasi momen bersejarah tersebut.

“Sebuah pesan ucapan selamat atas terpilihnya Yang Mulia Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi ketiga Revolusi Islam, bertepatan dengan Malam Lailatul Qadar yang pertama,” kata Araghchi.

Sekretariat Majelis Pakar Iran juga mengeluarkan pernyataan resmi yang diawali dengan doa dan penyampaian belasungkawa atas gugurnya Ali Khamenei.

"Dengan suara yang menentukan, Majelis Ahli menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran," kata majelis tersebut dalam sebuah pernyataan.

Para pejabat revolusi Iran berjanji di bawah kepemimpinan baru ini, mereka tidak akan mundur sedetik pun dalam membela hak, keamanan nasional, dan tujuan revolusi bangsa Iran.

2. Pejabat AS Takut dengan Sosok Radikal Mojtaba Khamenei

Pergantian tampuk kepemimpinan di Iran justru memicu kepanikan di internal perpolitikan Amerika Serikat.

Anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Jacob Daniel Auchincloss, secara terbuka mengkritik keras strategi Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya memutuskan untuk membunuh Ali Khamenei.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved