Berita Internasional
Iran Klaim AS Telah Gagal Gulingkan Republik Islam dengan Cepat
Iran mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) telah gagal menggulingkan pemerintahan Republik Islam Iran dengan cepat.
Mojtaba dilaporkan selamat dari serangan yang menewaskan ayahnya karena tidak berada di lokasi saat kompleks kediaman pemimpin tertinggi di Teheran diserang.
Meski tidak pernah mencalonkan diri dalam pemilihan umum atau memegang jabatan publik, Mojtaba selama bertahun-tahun disebut memiliki pengaruh besar di balik layar pemerintahan Iran.
Mojtaba diketahui memiliki hubungan dekat dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), kekuatan militer elit yang menjadi pilar utama kekuasaan negara tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, nama Mojtaba semakin sering disebut sebagai calon penerus utama Ali Khamenei yang memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade.
Mojtaba Ali Khamenei pun muncul ke publik dan membuat pesan untuk Amerika Serikat dan sekutu atas huru-hara yang ditimbulkan.
Putra mantan pemimpin Iran yang gugur Ali Khamenei itu bersumpah atas nama Tuhan bahwa mereka akan tetap gagah berani dan tegar menghadapi pertempuran ini.
Hal itu disampaikan Mojtaba usai namanya disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Khamenei pada Kamis (5/3/2026)
“Dengan nama Allah, salam kepada rakyat Iran yang gagah berani dan tetap tegar di masa-masa sulit,” kata Mojtaba seperti dimuat X Iran_Agency.
Mojtaba berjanji saat dirinya mengemban kepemimpinan Iran, dia berjanji akan terus mengikuti jejak para martir yang telah gugur dalam peperangan ini.
“Saat kami mengemban kepemimpinan ini, kami berjanji untuk mengikuti jalan para martir kami, berjuang untuk kehormatan, kebebasan, dan martabat,” pesannya.