Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jakarta

Mabes Polri Dikepung Ribuan Mahasiswa Siang Ini, 3.992 Personel Siaga

Mabes Polri Dikepung Ribuan Mahasiswa: 3.992 Personel Siaga, Jalur Disekat!

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Hironimus Rama
Warta Kota/Ramadhan LQ
AKSI DEMONSTRASI - Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri saat memimpin apel para personel untuk mengamankan aksi demonstrasi yang akan digelar di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jakarta. (Warta Kota/Ramadhan L Q) 

Laporan Ramadhan L Q

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA — Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI dan BEM UNJ akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari ini, Jumat (27/2/2026) siang. 

Para mahasiswa ini ingin menuntut keadilan atas kematian siswa MTsN 1 Maluku Tenggara, Arianto Tawakkal (AT) di Tual pada Kamis (19/2/2026) dini hari.

Mengantisipasi jalannya aksi di tengah bulan suci Ramadhan, Polda Metro Jaya mengerahkan total 3.992 personel gabungan. Sebanyak 3.093 personel berasal dari Polda Metro Jaya, didukung personel dari polres jajaran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa penyekatan dilakukan di 13 titik wilayah polres jajaran untuk menyaring massa dan mencegah adanya "penumpang gelap" atau penyusup dari kalangan non-mahasiswa.

”Selain dari pelayanan aksi yang dilaksanakan di on the spot ini, kami juga (bersama) 13 polres jajaran dan komponen masyarakat terlibat dalam melakukan penyekatan,” ucap Budi kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Pihak kepolisian berkomitmen melakukan pengamanan secara humanis.

”Hak menyampaikan pendapat dilindungi undang-undang dan kami menjamin itu. Namun, kami juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi,” tambahnya.

Desak Kapolri Dicopot

Aksi unjuk rasa ini rencananya akan digelar pada pukul 13.00 WIB. Massa aksi membawa narasi keras bertajuk #AparatKepar4t sebagai bentuk protes terhadap dugaan penganiayaan oleh oknum Brimob, Bripda Mesias Siahaya (MS).

Anggota BEM UI, Hafidz Hernanda, menegaskan lima poin tuntutan utama yang akan disampaikan langsung di depan gerbang Mabes Polri:

1. Mendesak pidana seberat-beratnya bagi polisi pembunuh AT dan aparat represif.

2. Mendesak pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto.

3. Menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi.

4. Penarikan Polri dari jabatan sipil.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved