Edukasi
Mau Kuliah di IPB? Ini Daftar Harga Kos dan Asrama di Bogor Terbaru 2026
Mau Kuliah di IPB? Ini Daftar Harga Kos dan Asrama di Bogor Terbaru 2026, Cek Tempat Makan Hemat
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR – Membayangkan biaya kuliah di luar kota seringkali memicu rasa khawatir, terutama terkait biaya hidup.
Namun, bagi calon mahasiswa IPB University yang akan merantau ke Bogor, tak perlu overthinking. Ternyata, pengeluaran bulanan di Kota Hujan masih tergolong ramah di kantong mahasiswa.
Hafizh Purnama Putra, mahasiswa Ekonomi Pembangunan IPB angkatan 59, membagikan pengalamannya mengelola keuangan.
Baca juga: Ramai Fenomena Lintas Agama Ikut War Takjil, Pakar IPB Bongkar Fakta Menarik
Menurutnya, kisaran kebutuhan hidup mahasiswa di Bogor berada di angka Rp950 ribu hingga Rp1,5 juta per bulan.
“Rinciannya makan Rp750 ribu, kuota Rp100 ribu, dan lain-lain Rp100 ribu,” ujar Hafizh, seperti dikutip dari laman ipb.ac.id, Kamis (25/2/2026).
Ia mengaku rata-rata menghabiskan Rp950 ribu per bulan untuk biaya hidup.
Untuk transportasi, ia mengandalkan sepeda motor dengan pengeluaran bensin sekitar Rp30 ribu per minggu atau Rp120 ribu per bulan.
Namun, menurutnya, mahasiswa tanpa kendaraan bisa lebih hemat dengan memanfaatkan bus kampus secara gratis.
Selain kebutuhan pokok, terdapat pula pengeluaran tambahan seperti nongkrong, uang kas organisasi, serta belanja kebutuhan kecil secara daring.
“Sebulan mungkin Rp200 ribu,” katanya.
Pilihan Hunian: Dari Kos hingga Asrama Gratis
Tempat tinggal menjadi komponen biaya terbesar untuk kuliah di IPB Bogor. Untuk kos standar di sekitar kampus IPB, harganya cukup kompetitif.
“Kalau teman-teman saya yang tinggal di kos, kisaran biaya kos di sekitar IPB itu Rp500 ribu sampai Rp850 ribu per bulan untuk kos standar,” jelas Hafizh.
Namun, mahasiswa bisa lebih hemat jika berhasil masuk ke asrama beasiswa atau asrama kampus. IPB sendiri menyediakan Asrama PKU (tingkat 1) dengan biaya hanya Rp2.000.000 per tahun.
Ada juga pilihan Leadership Dormitory dan asrama luar Dramaga seperti Felicia atau Ekasari dengan biaya rata-rata Rp150.000 per bulan.
Strategi Makan Kenyang di Bawah Rp15 Ribu
Untuk urusan perut, Hafizh memperkirakan biaya harian berkisar Rp25 ribu hingga Rp35 ribu. Kuncinya adalah pintar mencari tempat makan.
“Harus pandai juga nyari makanan berat under Rp15 ribu. Kalau misalnya di atas Rp15 ribu berarti harus ngorbanin jatah makan setelahnya dengan mencari yang lebih murah,” tuturnya.
Ia juga menyarankan mahasiswa untuk menyetok kebutuhan di swalayan dan memasak sendiri jika kos memiliki fasilitas dapur.
“Beli juga mi sekardus, buat ganjel lapar mendadak,” tambahnya.
Tips Hemat dan Cari Cuan Tambahan
Selain mengandalkan kiriman orang tua, Hafizh membagikan tips agar kantong tidak jebol.
Salah satunya adalah mahasiswa dapat mencari pekerjaan sampingan sesuai bakat, seperti menjadi MC, moderator, pembicara, atau content creator.
"Mengikuti kegiatan yang menyediakan konsumsi juga bisa menjadi cara menghemat anggaran makan harian," tutur Hafizh.
Jadi, simpulnya, dengan perencanaan yang matang dan gaya hidup sederhana, biaya hidup mahasiswa di Bogor dinilai tetap bisa dikendalikan tanpa harus overthinking.
"Dengan gaya hidup yang tidak berlebihan, hidup mandiri di Bogor bukan lagi hal yang menakutkan bagi mahasiswa rantau," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/IPB-University-telah-mengumumkan-hasil-penerimaan-mahasiswa-baru-jalur-Seleksi-Mandiri.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.