Jumat, 12 Juni 2026

Kriminalitas Depok

Modus Operandi 2 Polisi Gadungan Peras Jukir di Depok, Ancam Korban Pakai Pistol Mainan 

Modus Operandi 2 Polisi Gadungan Peras Jukir di Depok, Ancam Korban Pakai Pistol Mainan 

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
POLISI GADUNGAN -  Dua pemuda diamankan di Satreskrim Polres Metro Depok usia memeras jukir modus mengaku polisi di Terminal Depok. (TribunnewsDepok.com/Istimewa)  

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Polres Metro Depok meringkus dua pemuda yang diduga memeras juru parkir (jukir) di Terminal Depok, Kota Depok, Jawa Barat.

Dua pemuda berinisial ZA (20) dan JA (20) nekat berpura-pura menjadi polisi untuk memeras juru parkir.

Dalam aksinya, kedua pelaku berkeliling di area Pasar Kemiri Muka, Stasiun Depok Baru, dan Stasiun Depok Lama untuk mencari mangsa.

Baca juga: Sok Jago Todong Jukir di Depok, Nyali 2 Polisi Gadungan Ciut Ketahuan Pakai Pistol Plastik

Bermodalkan pistol mainan plastik, kedua pelaku mengancam jukir di area terminal dan pasar agar diberikan uang.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi menjelaskan, kedua pelaku sudah sering beroperasi di wilayah tersebut.

“Modusnya adalah dengan cara menakut-nakuti para korbannya dengan modus mengaku sebagai anggota polisi dengan meminta sejumlah uang,” kata Made, Jumat (20/2/2026).

“Kemudian kalau memang tidak diberikan akan diancam, ditodongkan dengan senpi mainan tersebut,” sambungnya.

Made menjelaskan, pistol mainan, kaos bertuliskan Direktorat Reserse Narkoba, dan kabel ties yang dibawa pelaku dibeli secara online.

“Sudah beberapa bulan ini modus mengaku sebagai anggota polisi tersebut dilakukan oleh pelaku, sudah lebih tiga kali,” jelasnya.

Kedua pelaku diamankan Satreskrim Polres Metro Depok di Terminal Depok usai aksinya terbongkar pada Rabu (18/2/2026).

Saat diamankan, kedua pelaku dalam keadaan terpengaruh minuman alkohol. Selain itu, ditemukan pula barang bukti pistol mainan, kabel ries, dan pakaian polisi.

“Backgroundnya tidak bekerja, para pelaku tersebut diketahui tidak bekerja dan memang seorang pengangguran,” pungkasnya. (m38)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved