Kamis, 4 Juni 2026

Banjir Jakarta

Jakarta Siaga Banjir: 125 RT Terendam, Warga Kebon Pala Terjebak 1,5 Meter

Jakarta Siaga Banjir: 125 RT Terendam, Warga Kebon Pala Terjebak 1,5 Meter

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hironimus Rama
Warta Kota/Miftahul Munir
BANJIR - Warga Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur masih kebanjiran. Air sempat tinggi 1,5 meter dan saat ini hanya 125 sentimeter, Jumat (23/1/2026). (WARTA KOTA/MIFTAHUL MUNIR) 

Laporan Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/1/2026) hingga Jumat (23/1/2026) pagi membuat sejumlah wilayah di Jakarta lumpuh terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat 125 RT dan 14 ruas jalan masih tergenang dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI, M. Yohan, mengungkapkan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem dan luapan enam sungai utama, termasuk Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.

Baca juga: Jakarta Terkepung Banjir, Ratusan RT Terendam, Rute Busway Dialihkan

"Di Jakarta Barat ada 38 RT tergenang, titik terparah di Rawa Buaya mencapai 150 cm. Sementara Jakarta Selatan mencatat 55 RT terdampak, terbanyak di Petogogan," ujar Yohan, Jumat (23/1).

Kondisi serupa terjadi di Jakarta Timur dengan 30 RT tergenang, di mana wilayah Cipinang Melayu menjadi titik terdampak paling signifikan.

Kondisi Kebon Pala: Warga Bertahan di Lantai Dua

Di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, air kiriman dari Bendung Katulampa membuat pemukiman warga terendam hingga setinggi dada orang dewasa. Meski air mencapai 1,5 meter, mayoritas warga memilih tidak mengungsi.

Camat Jatinegara, Endang Kartika, menjelaskan bahwa air sempat menyusut namun kembali naik akibat luapan susulan Kali Ciliwung.

"Semalam itu sempat surut, tapi karena Katulampa naik kembali, luapan air kali Ciliwung tumpah ke sini lagi," kata Endang di lokasi banjir.

Banyak warga memilih bertahan di lantai dua rumah mereka karena alasan keamanan. "Warga sudah terinformasikan jika ada air kiriman dari Bogor. Mereka langsung mengemas barang berharga ke tempat aman," tambahnya.

Evakuasi dan Pengungsian
BPBD DKI telah menyiagakan ratusan personel untuk memantau ketinggian air dan membantu evakuasi. Beberapa warga di titik lain dilaporkan sudah mulai mengungsi ke masjid, aula rusun, hingga fasilitas pendidikan.

Pihak Kecamatan Jatinegara bersama TNI-Polri dan Damkar juga terus bersiap jika sewaktu-waktu tenda darurat harus didirikan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan," tegas M. Yohan.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved