Sabtu, 6 Juni 2026

Anak Hilang

Dibalik Duka Alvaro: Cemburu Buta Sang Suami yang Berujung Tragis

Alvaro Kiano Nugroho Diduga Tewas karena Cemburu Membara Sang Ayah Tiri Terhadap Ibunya yang Berujung Tragis.

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Hironimus Rama
Warta Kota
PEMBUNUHAN BOCAH HILANG - Kakek Alvaro Kiano Nugroho, Tugimin saat ditemui di rumah duka di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025) (Ramadhan L Q) 

Laporan Ramadhan LQ

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Kabar hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, delapan bulan lalu berakhir dengan pilu. 

Bocah malang itu ternyata menjadi korban pembunuhan keji, dan motif di baliknya terungkap begitu mengharukan: sebuah dendam yang dipicu kecemburuan buta.

Tirai kesedihan ini dibuka oleh sang kakek, Tugimin, di rumah duka pada Senin (24/11/2025).

Baca juga: Firasat Mengerikan Ibu Alvaro: Bermimpi Anaknya Terseret Banjir Sebelum Tewas Tragis

Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan bahwa pelaku, Alex, diduga menyimpan rasa cemburu yang mendalam terhadap istrinya sendiri.

Kecemburuan itulah yang kemudian menjelma menjadi amukan fatal.

"Motifnya diduga karena dendam pada ibu Alvaro. Dendam itu muncul dari rasa cemburu. Dia cemburu buta pada istrinya sendiri," ujar Tugimin, tergagap, Senin (24/11/2025).

Tugimin mengungkapkan Alex sering menaruh rasa curiga terhadap sang istri.

 "Jika teleponnya tidak diangkat, sang istri langsung dituduh selingkuh. Dituduh main dengan orang lain. Dari situlah dendam itu tumbuh," imbuhnya.

Ironisnya, di balik kabut kecemburuan itu, Alex dikenal sebagai sosok yang baik selama ini.

Tugimin mengenang bagaimana Alex kerap berkunjung pada akhir pekan, menjemput Alvaro, mengajaknya jalan-jalan, jajan, dan bermain dengan penuh kasih sayang.

"Kedatangannya selalu ditunggu Alvaro. Mereka terlihat sangat akrab," kenangnya.

Namun, di balik topeng 'pria baik keluarga' itu, tersimpan gejolak emosi yang tak terbendung.

Kecemburuan Alex terhadap istrinya, yang bekerja di Malaysia, diduga meluap hingga menyasar anak yang tak berdosa.

"Saya rasa, dengan kecemburuannya itu, dia akhirnya melampiaskan emosinya ke anak," ucap Tugimin dengan penuh kepedihan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved