Selasa, 7 April 2026

Kriminalitas Jakarta

Gara-gara Utang, Pria di Kebon Jeruk Tikam Kerabat Hingga Tewas

Seorang pria berinisial EH (50) diduga tega menusuk kerabatnya berinisial SB (65) hingga tewas di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Editor: Hironimus Rama
Warta Kota
PEMBUNUHAN - Seorang pria berinisial EH (50) diduga tega menusuk kerabatnya berinisial SB (65) hingga tewas di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (1/10/2025). Foto: Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah 

Laporan Nuri Yatul Hikmah

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KEBON JERUK — Persoalan utang piutang terkadang membuat orang gelap mata. Bahkan kerabat sendiri pun bisa dibunuh hanya karena masalah ini.

Peristiwa seperti ini terjadi di kawasan Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (1/10/2025).

Seorang pria berinisial EH (50) diduga tega menusuk kerabatnya berinisial SB (65) hingga tewas. Tragedi ini rupanya dipicu oleh masalah utang ratusan juta rupiah.

Baca juga: Geger, Usai Buka Puasa Jenazah Ibu dan Anak Ditemukan dalam Toren di Tambora Jakarta Barat

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha, mengatakan peristiwa penikaman ini terjadi pada Rabu (1/10/2025) sekira pukul 11.00 WIB.

"Pelaku menusuk korban yang sedang dalam posisi membungkuk . Korban lagi membuka paket yang yang diterima di kiosnya," kata Nur Aqsha kepada wartawan di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Setelah ditikam, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun selang beberapa jam kemudian meninggal dunia.

"Korban dirawat sekira 3 jam atau 4 jam, kemudian dinyatakan meninggal dunia saat dalam penanganan," ujar Aqsha.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang diperiksa, korban memiliki utang kepada pelaku.

"Informasinya senilainya puluhan sampai ratusan juta. Jadi akumulasi ya, sudah sering sekali meminjam," tutur Aqsha.

Akumulasi utang itulah yang kemudian membuat korban berinisiatif untuk menjual barang pelaku, berupa sebuah tangki bekas minyak tanah.

Namun demikian, meski korban menjual barang milik pelaku tanpa izin, uang hasil penjualan tersebut tidak akan menutup utang pelaku.

"Korban itu menjual barangnya pelaku karena kesal utang-utang itu sampai sekarang belum dibayar. Jadi dia bilang: ya udah, ini saya anggap untuk membayar utang-utangmu," seperti itu," ujar Aqsha memeragakan ucapan korban kepada pelaku.

Namun, hal itu justru membuat pelaku naik pitam hingga mendatangi kios korban setelah membeli pisau dapur di Pasar Patra.

"Pelaku marah, kemudian, pelaku ini datang, langsung menikam ya," tutur Aqsha.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved