Demo di DPR

Polres Bogor Tangkap 197 Siswa SMK yang Hendak Ikut Demo ke Gedung DPR Jakarta

Para pelajar ini kemudian dikumpulkan di Aula Polres Bogor untuk diberikan pembinaan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
AKSI UNJUK RASA - Polres Bogor menangkap 197 siswa SMK yang hendak bergabung dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPR Jakarta pada Kamis (28/8/2025). Para pelajar dikumpulkan di Aula Polres Bogor untuk menjalani pembinaan. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Polres Bogor menangkap 197 siswa SMK yang hendak bergabung dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPR Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

Hal itu diungkapkan Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, kepada wartawan di Mapolres Bogor, Cibinong, pada Kamis (28/8/2025) malam.

"Sampai dengan malam ini, kami sudah mengamankan sekitar 197 siswa SMK dari beberapa titik wilayah," kata AKBP Wikha.

Para pelajar ini kemudian dikumpulkan di Aula Polres Bogor untuk diberikan pembinaan.

"Rata-rata para pelajar SMK tersebut mendapat ajakan melalui media sosial. Bahkan ada yang membuat WhatsApp grup yang berisi ajakan berangkat ke Jakarta," papar AKBP Wikha.

Baca juga: Diadang Pelajar, Sopir Truk di Bekasi Terpaksa Angkut Puluhan Pelajar Menuju ke DPR RI untuk Demo

Dia menjelaskan admin WhatsApp group tersebut mencoba memobilisasi para pelajar SMK ke Jakarta. Namun upaya ini berhasil dicegah Polres Bogor.

"Kami berhasil amankan mereka sore tadi. Kami sudah memberikan pembinaan rohani. Tadi kami ajak para pelajar ini untuk salat magrib dan salat isya dimana disela-selanya kami langsung memberikan ceramah," tutur AKBP Wikha.

Setelah diberi makan malam, polisi melakukan pendataan secara bertahap karena jumlahnya cukup banyak.

Baca juga: Diduga Hendak Ikut Demo ke DPR, Puluhan Pelajar SMK Dicegah Polisi di Jalan Pantura Karawang

"Kami sudah kontak dengan sekolah dari masing-masing pelajar tersebut. Kami juga sudah mengundang orang tua untuk hadir menjemput langsung anak -anaknya," tuturnya.

AKBP Wikha berharap para orang tua dan pihak sekolah dapat memberikan himbauan agar tidak ada lagi upaya untuk memobilisasi massa, terutama pelajar SMK untuk berangkat ke Jakarta mengikuti demonstrasi.

"Dengan langkah pengamanan ini, Polres Bogor ingin melindungi adik-adik pelajar SMK agar tidak menjadi korban apabila mereka mengikuti demonstrasi di Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved