Senin, 8 Juni 2026

Natal dan Tahun Baru

Amankan Natal dan Tahun Baru, 665 Personel Gabungan Diterjunkan di Depok

665 Personel Gabungan Disiagakan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Depok

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
NATARU DI DEPOK - Rapat lintas sektoral menyambut Nataru di Depok, Jawa Barat. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Sebanyak 665 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di Depok, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, kepada wartawan usai rapat lintas sektoral menyambut Nataru di Mapolres Metro Depok, Rabu (17/12/2025).

"Total ada 665 personel yang akan disebar di sejumlah titik menjelang maupun saat Nataru," kata Abdul Waras.

Baca juga: Christmas Carol Colossal Meriahkan Natal di Jakarta, Catat Lokasi dan Tanggalnya

Dia mengungkapkan Pasukan gabungan ini bertugas untuk memastikan perayaan Nataru berjalan aman dan tertib.

“Saudara-saudara kita umat Nasrani bisa melaksanakan dan menyambut Natal, melaksanakan ibadah dengan khusyuk, dengan hati yang gembira,” ucapnya.

Waras merinci, dari pasukan gabungan yang diterjunkan, 360 di antaranya merupakan anggota Polres Metro Depok.

Sedangkan dari TNI menerjunkan 100 personel, Pemkot Depok 120 personel, dan stakeholder terkait 85 personel.

“Ini dari gabungan semuanya, dari Polres, dari teman-teman Kodim, juga dari Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya.

Pengamanan Gereja saat Natal 

Personel gabungan tersebut juga ditugaskan khusus untuk mengamankan ibadah Natal di gereja dan rumah ibadah.

Setidaknya ada 167 gereja dan rumah ibadah tersebar di 11 kecamatan se-Depok yang menjadi titik pengamanan.

Waras memastikan, pihaknya telah mempersiapkan pengamanan sebaik mungkin, termasuk kategori gereja yang diprioritaskan.

“Tentu dengan hasil mapping intelijen, potensi kerawanannya di situ, ada beberapa gereja yang kita prioritaskan,” ungkapnya.

“Namun demikian, bukan berarti yang lain tidak kita prioritaskan, sama, tetap untuk pola pengamannya tentu akan berbeda,” sambungnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved