Senin, 13 April 2026

Depok Hari Ini

Kasus DBD di Depok Tembus 2.326 Per September 2025, Kecamatan Sawangan Tertinggi

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Depok, Jawa Barat tembus 2.326 per September 2025.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
Tribun Depok
DBD DI DEPOK - Kadinkes Depok, Mary Liziawati menghimbau masyarakat waspada terhadap DBD di musim penghujan. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy)  

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Depok, Jawa Barat tembus 2.326 per September 2025.

Kecamatan Sawangan menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi se-Depok mencapai 409 kasus.

Sementara di urutan kedua diduduki oleh Kecamatan Pancoran Mas, jumlah kasus DBD tembus 307.

Adapun wilayah dengan kasus DBD terendah ada di Kecamatan Cinere, hanya 51 kasus dan Kecamatan Bojongsari 123 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Depok, Mary Liziawati menjelaskan, data kasus DBD tersebut masih di bawah tahun 2024.

“Tahun 2024 sampai dengan September jumlah kasus nya 4.473, tahun 2025 2.326,” kata Mary, Kamis (6/11/2025).

“Ternyata dibanding 2024 ada penurunan,” sambungnya.

Waspada DBD di Musim Penghujan 

Mary juga menghimbau masyarakat agar waspada terhadap peningkatan kasus DBD di musim penghujan.

Pasalnya, nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan DBD berkembang biak di genangan air.

“Sebenarnya ini DBD ini kan bukan musiman ya, sepanjang tahun dia ada,” ungkapnya.

Menurut Mary, mendekati akhir tahun curah hujan semakin sering hingga berpotensi menyebabkan genangan air sebagai lokasi kembang biak nyamuk.

“Tapi mulai dari bulan-bulan ini mendekati akhir tahun, kita memang perlu untuk waspada, karena itu tadi curah hujannya mungkin juga semakin sering, sehingga potensi genangan airnya juga semakin banyak,” ujarnya.

Hingga saat ini, Dinkes Depok belum menerima laporan adanya rumah sakit yang kewalahan menangani lonjakan pasien DBD.

“Ketika memang kita dari surveillance-nya nanti melihat ada lonjakan yang tinggi, ya nanti kita bersurat ke rumah sakit untuk ada himbauan,” pungkasnya. (m38)

Sumber: Tribun depok
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved