Senin, 13 April 2026

Kriminalitas

Perampok Sadis Satroni Warung Madura, Bacok Penjaga Warung dan Rampas Ponsel

Setelah membacok penjaga warung berinisial A (31), perampok itu lantas menggasak dua ponsel milik korban.

Editor: murtopo
Istimewa
Ilustrasi -- Perampok sadis menyatroni warung Madura di Setu, Cipayung, Jakarta Timur Sabtu (4/5/2024). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Perampok sadis menyatroni warung Madura di Setu, Cipayung, Jakarta Timur Sabtu (4/5/2024).

Setelah membacok penjaga warung berinisial A (31), perampok itu lantas menggasak dua ponsel milik korban.

Dilansir dari Kompas.com, Kanit Reskrim Polsek Cipayung AKP Hotman Capandi saat dihubungi, Selasa (7/5/2024) mengungkapkan bahwa persitiwa perampokan itu terjadi pukul 20.00 WIB saat A sedang menjaga warung.

Saat itu datang seorang pria mengendari sepeda motor dan menanyakan apakah di warung tersebut menjual es batu.

Ketika diberi tahu bahwa warung itu tak menjual es batu, pelaku tidak langsung pergi. Ia justru mondar-mandir di depan warung A sebelum tiba-tiba masuk ke dalam.

Baca juga: Terekam CCTV, Komplotan Pencuri Bobol Warung Makan Padang di Cimanggis Depok

"Pelaku mendekati korban, alasannya mau beli es batu. Tapi korban tidak menjual es batu. Pelalu mondar-mandir dan tiba-tiba masuk ke dalam toko korban," kata Kanit Reskrim Polsek Cipayung AKP Hotman Capandi.

Kata Hotman Capandi sang penjaga warung pun menegur pria tersebut tapi dia tiba-tiba mengeluarkan sebilah golokyang disimpan di dalam jaketnya. Kemudian langsung membacok A.

"Pelaku membacok korban di bagian kiri kepala sebanyak satu kali, dan pundak kiri korban sebanyak dua kali sampai korban berlumuran darah," papar Hotman.

Baca juga: Ngaku dari Agen Gas, Dua Sejoli Bawa Kabur 6 Tabung Gas Melondari Warung Kelontong di Cinere Depok

Saat membacok A, mata golok terlepas dan terjatuh di lantai.

Pelaku langsung kabur sambil membawa dua ponsel milik korban.

Sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Belum ada informasi terkait identitas pelaku karena pelaku menggunakan helm full face saat beraksi," kata Hotman.

"Sampai saat ini keberadaannya belum diketahui. Untuk korban, kerugiannya mencapai Rp 3 jutaan. Korban sudah kembali dari rumah sakit," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved