Berita Bekasi
Hari Pertama Sekolah, Siswa SDN Kayuringin 16 Kota Bekasi Duduk di Lantai, Tak Ada Kursi dan Meja
Sejumlah siswa akhirnya terpaksa duduk di lantai dan masing-masing menggunakan meja lipat yang mereka bawa dari rumah.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: murtopo
Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI SELATAN - Tahun ajaran baru di di SDN Kayuringin 16 Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan diwarnai suasana prihatin.
Meski bangunan sekolah terletak tak jauh dari kantor Wali Kota Bekasi, namun di sekolah tersebut hingga hari pertama masuk sekolah masih kekurangan fasilitas kursi dan meja.
Sejumlah siswa akhirnya terpaksa duduk di lantai dan masing-masing menggunakan meja lipat yang mereka bawa dari rumah.
Kepala SDN Kayuringin 16 Kota Bekasi, Jumiyati mengatakan minimnya fasilitas kursi dan meja di sekolah tersebut lantaran beberapa fasilitas sekolah rusak akibat banjir beberapa waktu yang lalu.
"Lesehan itu kebetulan kemarin kami pasca banjir banyak beberapa ruangan itu hancur, kursi dan meja juga, ada sekitar 240 meja dan kursi kekurangan," kata Jumiyati saat ditemui di SDN Kayuringin 16 Kota Bekasi, Senin (14/7/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS, Hari Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Ramai Antar Anak di SDN Pondok Cina 3 Depok
Jumiyati menjelaskan kondisi prihatin itu sudah berlangsung lebih kurang tiga bulan terakhir.
Selama proses belajar mengajar berlangsung tiga bulan itu, para murid kerap rebutan kursi dan bangku satu dengan lain.
"Para siswa dan siswi tarik tarikan bangku, tapi alhamdulillah selama tiga bulan ini tidak bermasalah belajar mengajar karena kami selalu mencari solusi yang terbaik," jelasnya.
Jumiyati menuturkan guna mencari solusi terkait kebutuhan, pihaknya sudah memutuskan solusi dengan orangtua siswa untuk membawa meja belajar masing-masing dari rumah.
Baca juga: Wali Kota Depok Imbau Ortu Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, ASN Dapat Dispensasi Jam Masuk Kerja
Para orangtua pun diakuinya juga mengerti dengan keadaan tersebut.
"Karena kekurangan kursi jadi inisiatif orangtua murid juga duduknya satu kelas itu hanya beberapa kursi aja adanya, terus siswa bawa meja dari rumah, dan duduk lesehan belajarnya," tuturnya.
Jumiyati menyampaikan pihaknya sudah melaporkan peristiwa ini ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi.
Ia pun berharap respon berupa bantuan dari Disdik Kota Bekasi dapat segera terealisasi.
"Alhamdulillah kami sudah mengajukan dan sudah ada respon dan kemarin kira-kira bulan Agustus katanya akan dikirim bantuannya mudah-mudahan terealisasi," ucapnya.
Baca juga: Pagar Masih Ditutup Warga, Siswa Harus Bergantian Lewat Celah Sempit untuk Menuju ke SMAN 6 Tangsel
| Perjuangan Ortu di Depok pada Hari Pertama Masuk Sekolah, Deg-degan Anak Susah Bangun |
|
|---|
| Pagar Masih Ditutup Warga, Siswa Harus Bergantian Lewat Celah Sempit untuk Menuju ke SMAN 6 Tangsel |
|
|---|
| Wali Kota Depok Imbau Ortu Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, ASN Dapat Dispensasi Jam Masuk Kerja |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Hari Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Ramai Antar Anak di SDN Pondok Cina 3 Depok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/SDN-Kayuringin-16-Kota-Bekasi-Kecamatan-Bekasi-Selatan.jpg)