Senin, 27 April 2026

Kabupaten Bogor

Gara-Gara Tidak Mau Kenal, Pria di Jonggol Aniaya Teman Hingga Tewas

Polisi telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengumpulkan keterangan para saksi

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
Istimewa
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JONGGOL - Seorang pria berinisial I (40) tewas dianiaya temannya sendiri di Jalan Raya Jonggol - Cileungsi, Kampung Cibucil, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Rabu (7/2/2024) dini hari.

Kapolsek Jonggol, Kompol Asep Fajar, SH mengatakan korban I tewas di tempat setelah mengalami serangan brutal di perempatan Cibucil.

"Berdasarkan informasi, peristiwa ini terjadi tadi pagi pukul 03.30 WIB," kata Asep saat dikonfirmasi pada Rabu (7/2/2024).

Menurut keterangan para saksi, kejadian penganiayaan bermula saat korban bersama teman-temannya berkumpul di perempatan Cibucil pada 6 Februari 2024, pukul 23.30 WIB.

Baca juga: Tawuran Remaja di Ciseeng Bogor Merengut Nyawa, Satu Orang Tewas

"Saat sedang nongkrong, tiba-tiba dua pengendara motor melintas. Korban lalu memanggil mereka," ujar Asep.

Pertengkaran pun terjadi karena pelaku emosi dan mengeluarkan suara dengan nada tinggi.

"Pelaku menolak kenal dengan korban. Sementara korban mengaku pernah mengundang pelaku dalam suatu kegiatan di kampungnya," paparnya.

Baca juga: Hadirkan Dua Saksi, Sidang Kasus KDRT Mantan Perwira Brimob di PN Depok Berlangsung 4 Jam 

Adu mulut antara pelaku dan korban berhasil dilerai oleh rekan korban. Pelaku diminta pergi dan meninggalkan lokasi.

Namun beberapa saat kemudian, pelaku kembali sehingga terjadi konfrontasi lagi.

"Kali ini korban dianiaya dengan menggunakan batu bata sehingga menyebabkan luka serius di bagian belakang kepala," beber Asep.

Kejadian berlanjut pada Rabu (7/2/2024) pukul 02.00 WIB, dimana pelaku datang lagi untuk menyerang korban.

Baca juga: Terekam CCTV, 3 Komplotan Pencuri Jarah Lapak Pisang di Jalan Raya KSU Depok

"Pelaku menikam korban sebanyak dua kali di perut dan dada sebelah kiri. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Permata Jonggol oleh rekannya bernama Supardi alias Bandot. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan," ungkap Asep.

Polisi telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengumpulkan keterangan para saksi.

Sementara korban telah dibawa ke RS Polri untuk otopsi dan visum.

"Kami tengah melakukan upaya pencarian keberadaan pelaku yang kabur usai aniaya korban. Kami akan menangkap pelaku secepatnya untuk mengetahui motif di balik peristiwa yang terjadi ini," tandas Kompol Asep.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved