Kriminalitas
Dugaan Orang Dekat Otak Pembunuh Kacab Bank BUMN Ilham Pradipta asal Bogor, Ini Harga Motornya
Dugaan Orang Dekat Otak Pembunuh Kacab Bank BUMN Ilham Pradipta asal Bogor, Ini Harga Motornya
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Sosok utama pelaku penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta (37) Kepala Cabang Bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat masih misteri.
Polda Metro Jaya belum mengungkap otak utama persitiwa tersebut meski sudah menangkap empat penculik Ilham Pradipta. Keempat pelaku itu adalah AT, RS, RAH, dan RW.
Baca juga: Penculik Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank BUMN Ternyata Debt Collector
Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyatakan bahwa keempat tersangka itu mengakui disuruh seseorang yang saat ini tengah diburu Polda Metro Jaya.
Siapakah otak utama yang menyuruh untuk menculik dan membunuh Ilham Pradipta? Diduga otak utama tersebut adalah orang dekat.
Diduga Teman Kerja
Melihat tindakan penculikan yang disertai pembunuhan terhadap Muhammad Ilham Pradipta, maka dipastikan pelaku melakukan itu bukanlah karena motif ekonomi.
Faktanya adalah pelaku tidak meminta uang tebusan. Baik itu kepada keluarga korban dan orang di tempatnya bekerja. Kemudian juga pelaku membunuh korbannya.
Baca juga: Ini Tampang Penculik Kepala KCP Bank BUMN yang Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya
Artinya adalah pelaku melakukan itu semua lantaran rasa sakit hati yang mendalam, dendam kesumat. Biasanya orang dekat atau orang yang dikenal korban.
Dilansir dari KompasTV, Kriminolog Unpad Dr. Yesmil Anwar menyatakan bahwa motif pembunuhan yang dilakukan orang dekat (keluarga, pasangan, teman, atau rekan kerja) biasanya terbagi ke dalam tiga kategori risiko utama.
Pertama adalah motif hubungan pribadi. Motif ini muncul karena permasalahan cinta atau perselingkuhan. Lalu balas dendam pribadi dan dendam lama antar relasi dekat.
Dalam kasus orang dekat, konflik emosional atau percaya diri yang dilukai sering kali menjadi pemicu utama.
Kedua adalah motif kekuasaan, uang, dan tekanan sosial (Strain Theory). Motif ini muncul karena kekuasaan (kontrol terhadap korban), uang (utang, warisan, atau harta bersama), dan tekanan sosial dan ekonomi (tekanan gaya hidup atau stres hidup).
Teori strain menunjukkan bahwa tekanan sosial-ekonomi dapat membuat konflik kecil melahirkan aksi kejahatan fatal.
Baca juga: Profil Puspita Aulia Istri Kacab Bank BUMN Minta Otak Pembunuhan Ditangkap, Rumah Dibanjiri Bunga
Ketiga adalah motif praktis dan komprehensif (Siahaan, 2009). Motif ini muncul akibat dendam pribadi, dan sentimen terhadap penghinaan.
Kemudian persaingan usaha, masalah utang piutang dan perselingkuhan atau perebutan harta.
| Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Fokus Sasar Titik Rawan Kejahatan Jalanan |
|
|---|
| Biadab! Berdalih Edukasi, Ayah di Bekasi Tega Cabuli Anak Kandung |
|
|---|
| Berkat Laporan WhatsApp 'Bang Resmob', Polisi Selamatkan Pria yang Disekap di Showroom Motor Cakung |
|
|---|
| Izin Pinjam Motor Teman untuk Beli Nasi, Pria di Depok Nekat Bawa Kabur Kawasaki Ninja RR |
|
|---|
| Reza Tak Menyangka Motor Satu-satunya yang Hilang Bisa Kembali Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ilham-Touring-Motor.jpg)