Kamis, 30 April 2026

Kriminalitas

Anggota Ormas yang Palak Pedagang Nanas di Bekasi Langsung Ditangkap Polisi

Saat memalak kedua oknum anggota ormas tersebut juga mengancam Iyan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam).

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: murtopo
TribunBekasi/RendyRutamaPutra
ANGGOTA ORMAS PALAK PEDAGANG - Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro saat ditemui di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (18/7/2026). Polres Metro Bekasi Kota menangkap pelaku anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) yang memalak pedagang nanas di Jalan Raya Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MUSTIKAJAYA - Oknum anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) yang memalak pedagang nanas di Jalan Raya Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi langsung ditangkap polisi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan pelaku pemalakan terhadap pedagang nanas yang ditangkap berjumlah dua orang.

"Sudah kami tangkap dua orang," singkat Kusumo saat dikonfirmasi, Selasa (22/7/2025).

Sebelumnya seorang pedagang nanas bernama Iyan (36) dipalak dua orang anggota organisasi masyarakat (Ormas) saat berjualan di Jalan Raya Mustika Jaya.

Saat memalak kedua oknum anggota ormas tersebut juga mengancam Iyan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam). 

Baca juga: Petugas Gabungan Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Jalan Raya Cipayung Depok, Termasuk 3 Posko Ormas

"Saya juga diancam pakai sajam, jenisnya golok, kerekama CCTV juga itu yang ada di sekitar lokasi kejadiannya," kata Iyan, Selasa (22/7/2025). 

Iyan menjelaskan peristiwa yang terjadi Kamis (17/7/2025) itu bermula saat kedua pelaku datang menghampiri lapaknya dan langsung mengambil nanas. 

Namun Iyan tidak memberikan dan kemudian terjadi cekcok.

"Cuma saya keberatan ngasih satu kantong nanas itu. Akhirnya cek cok, cek cok biasa adu mulut. Terus pelaku tidak terima mungkin ya. Terus dia pergi (setelah cekcok)," jelasnya.

Baca juga: Banyak yang Diciduk Polisi Saat Operasi Berantas Jaya, Ormas di Kabupaten Bekasi Deklarasi Damai

Iyan menuturkan usai para pelaku pergi meninggalkannya, beberapa saat kemudian mereka kembali ke lapak dagangannya sembari membawa golok lalu memberikan ancaman.

"(Pelaku) Pergi, terus datang lagi kurang lebih 20 menit. Datang lagi tapi bawa golok itu. Pokoknya persis seperti yang terlihat di video, ngejar-ngejar saya itu," tuturnya.

Iyan menyampaikan usuai melihat para pelaku membawa golok, ia berupaya menyelamatkan dirinya dengan berjalan ke sebuah perusahaan yang tidak jauh dari lokasi dagangnya.

Baca juga: Kasus Pendudukan Lahan BMKG di Tangsel, 17 Anggota Ormas GRIB Jaya Jadi Tersangka

"Saya panik asli saat itu kan. Jadi saya kabur aja selamatin diri, akhirnya lari ke area gerbang oranye itu ada kayak perusahaan gitu," ucapnya.

Iyan mengungkapkan dirinya telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bantargebang. 

"Harapannya ke depan sih, aksi premanisme seperti itu diberantas ya, sama pihak yang berwenang, supaya tidak terjadi pemalakan atau apalah terhadap pedagang-pedagang kecil kayak saya gini," ujarnya. (M37)

Sumber: Tribun bekasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved