Kebakaran
Kebakaran Maut di Bukti Duri Tewaskan 4 Warga, Rano Karno: Penyebabnya Korsleting Listrik
Hal itu diungkapkan Rano Karno ketika mengunjungi lokasi kebakaran di Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (20/7/2025).
Yohan mengungkapkan, kebakaran itu turut berdampak bagi 46 warga atau 16 kartu keluarga (KK).
Usai kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi kemarin, Yohan mengungkapkan, pihaknya langsung mendirikan tenda di lapangan bulutangkis sekitar area kebakaran.
"Jumlah pengungsi yang saat ini ada di tenda BPBD 25 Jiwa 10 KK," kata Yohan.
Yohan menyebut, estimasi kerugian sementara akibat kebakaran yang melanda rumah semi permanen di Jalan Kutilang, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan itu mencapai Rp600 juta lebih.
"Estimasi kerugian Rp674.000.000," ujar Yohan.
Sebelumnya, Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Syamsul Huda menyampaikan, kebakaran tiga rumah di Kawasan Bukit Duri, Tebet mengakibatkan empat korban jiwa yang terdiri dari tiga anak perempuan dan satu anak laki-laki.
Adapun empat korban itu, yakni perempuan inisial PL (13), perempuan K (3), laki-laki A (7) dan perempuan A (4).
Huda menyampaikan, awalnya warga sekitar tempat kejadian melihat adanya kobaran api yang berasal dari salah satu rumah, dan meminta warga lainnya untuk segera melapor ke pihak pemadam kebakaran. Namun, saat pihaknya datang ke lokasi, api sudah membesar.
"Boim dan Rudi Warga Sekitar TKP melihat kebakaran lalu meminta salah Seorang Warga untuk melapor Ke Damkar, begitu unit terdekat sampai di TKP dari Pos Bukit Duri api sudah besar," ucap Huda saat dikonfirmasi awak media, Sabtu, 19 Juli 2025.
Huda mengatakan, saat kejadian itu sang pemilik rumah yang panik, langsung melompat keluar lewat jendela rumahnya.
Atas kepanikan itu, sang pemilik rumah tak sempat menyelamatkan anak-anaknya yang tertinggal di dalam rumah.
"Pada saat terjadi kebakaran penunggu melompat keluar dari jendela informasi kebakaran belum besar," ujar Huda.
"Di karenakan panik akhirnya korban jiwa terdiri dari anak-anak tertinggal, orang tua korban tidak sempat membawa anaknya untuk menghindar dari kebakaran," lanjutnya.
Huda mengungkapkan, sang pemilik yang lompat keluar jendela itu, tertimpa plafon rumah yang menyebabkan dirinya tidak bisa menyelamatkan anaknya di dalam rumah.
"Korban luka tertimpa plafon, karena begitu lompat di bawah, karena cidera tidak bisa langsung berpindah posisi," kata Huda.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.