Senin, 18 Mei 2026

UMKM

Jadi Inspirasi, Malaysia Tertarik Model Pemberdayaan dari Program PNM Mekaar

PNM Jadi Inspirasi, Malaysia Tertarik Model Pemberdayaan dari Program PNM Mekaar

Tayang:
Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
KUNJUNGAN MALAYSIA - Menteri Pembangunan Wanita, Kanak-kanak, dan Kesejahteraan Komuniti Sarawak, Malaysia, Dato Sri Hajah Fatimah Abdullah, mengunjungi kantor PNM di Menara PNM, Jakarta, Rabu (25/6/2015). 

TRIBUNNEWS DEPOK.COM, JAKARTA

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Pembangunan Wanita, Kanak-kanak, dan Kesejahteraan Komuniti Sarawak, Malaysia, Dato Sri Hajah Fatimah Abdullah, pada Rabu (25/6/2025), di Menara PNM, Jakarta. 

Kunjungan ini menjadi wujud kepedulian bersama antara PNM dan Pemerintah Sarawak terhadap penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga dan komunitas.

Baca juga: Pasutri Guru dari Depok Juara di Kejuaraan Atletik Malaysia Terbuka, Suami Borong 2 Emas

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Menteri Fatimah mengungkapkan kekagumannya terhadap pendekatan yang diterapkan PNM dalam memberdayakan perempuan dan keluarganya.

“Kami merasa sangat kagum dengan apa yang kami lihat, PNM ini memberdayakan kaum wanita dan juga keluarga mereka. Kami melihat dari sistem yang dibina Masyaallah sudah jauh ke depan. Dengan dashboard-nya, kita dapat maklumat (informasi) secara real time,” ujar Dato Sri Hajah Fatimah Abdullah.

Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) memperkenalkan pendekatan pembiayaan dan pemberdayaan kepada delegasi dari Sarawak.

Baca juga: Untungnya Jadi Ketua Kelompok PNM Mekar, Studi Banding Pabrik Bolu Susu di Lembang dan Belajar Tenun

Dalam diskusi tersebut, Menteri Fatimah menyampaikan bahwa Mekaar dapat menjadi referensi yang menarik, karena tidak hanya memberikan akses pembiayaan tanpa agunan, tetapi juga menyediakan pendampingan usaha secara rutin kepada perempuan prasejahtera.

Kementerian yang ia pimpin pun terbuka untuk mempelajari lebih lanjut sistem ini sebagai bagian dari pengembangan program pemberdayaan di Sarawak.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menyambut hangat kunjungan tersebut dalam upaya pemberdayaan perempuan.

Ia mengatakan, pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari kerja-kerja PNM sejak awal.

Baca juga: Mahasiswa FTUI Juara 2 Ajang International Petroleum Technology Conference 2025 di Malaysia

Maka dari itu, pihaknya percaya, ketika perempuan diberi ruang untuk tumbuh, maka keluarga dan lingkungannya juga akan ikut berkembang.

"Kunjungan Ibu Menteri memberikan semangat baru bagi kami untuk terus menghadirkan manfaat yang nyata bagi lebih banyak perempuan” ujar Arief.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen pertukaran pengalaman, tetapi juga membuka ruang saling belajar dalam mendorong agenda pemberdayaan berbasis komunitas.

Baik PNM maupun Kementerian Sarawak sama-sama memiliki visi bahwa perempuan yang berdaya adalah kunci bagi masyarakat yang sejahtera.

Dengan menjunjung nilai Tumbuh, Peduli, Menginspirasi, PNM terus berkomitmen menghadirkan program-program yang mendorong perempuan untuk mandiri secara ekonomi dan menjadi penggerak kesejahteraan keluarga.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved