Sabtu, 2 Mei 2026

Iran VS Israel

Ternyata Netanyahu yang Memohon ke Donald Trump untuk Dilakukan Gencatan Senjata

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memohon gencatan senjata setelah jumlah pencegat rudal Israel makin berkurang alias menyusut.

Tayang:
Editor: murtopo
Canva/Tribunnews.com
PERANG IRAN-ISRAEL - Ilustrasi perang Iran-Israel. Terungkap bahwa ternyata ide gencatan senjata muncul dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memohon kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Canva/Tribunnews.com) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM -- Terungkap bahwa ternyata ide gencatan senjata muncul dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memohon kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Ā 

Netanyahu memohon gencatan senjata setelah jumlah pencegat rudal Israel menyusut.

Terlebih seiring berjalannya waktu Iran semakin banyak melakukan serangan strategis, menargetkan fasilitas militer dan infrastruktur ekonomi Israel.

Dimuat Al Mayadeen yang dikutip dari media Israel melaporkan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengadakan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump.

Disebutkan di tengah pertemuan kabinet yang diperluas, Netanyahu menginstruksikan para menteri untuk menahan diri dari membuat pernyataan publik.

Baca juga: Iran Nyatakan Serangan ke Pangkalan Amerika Serikat Al Udeid Tidak untuk Mengancam Rakyat Qatar

Ia kemudian berkumpul lagi dengan kabinet dalam, dan setelah pertemuan itu, mengumumkan persetujuannya terhadap gencatan senjata.

Iran pun kemudian menyepakati gencatan senjata asalkan Israel menghentikan serangan ke Iran paling lambat pukul 4 pagi waktu Teheran (0030 GMT) pada Selasa.

Namun dari keterangan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan Israel masih meluncurkan serangan di menit-menit terakhir tersebut.

Pasalnya Israel tetap meluncurkan serangan hingga menit-menit terakhir pukul 04.00 dini hari.

Baca juga: Seruan Gencatan Senjata Trump Tak Digubris, Iran Tembakkan Rudal ke Israel dan Tewaskan 3 Orang

ā€œOperasi militer Angkatan Bersenjata kita yang kuat untuk menghukum Israel atas agresinya terus berlanjut hingga menit terakhir, pukul 4 pagi,ā€ ucapnya.Ā 

Aragchi pun mengucapkan terima kasih kepada Angkatan Bersenjata Iran yang pemberani.

ā€œYang terus membela Iran hingga titik darah penghabisan, dan yang menanggapi setiap serangan musuh hingga menit terakhir,ā€ ucapnya.

Baca juga: Qatar Sebut Bisa Tangkal 18 Rudal Iran yang Dilesatkan ke Pangkalan AS Al Udeid

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved