Kriminalitas Depok
Cerita Warga Pancoran Mas Depok, Hampir Kena Tebas Celurit Saat Bubarkan Tawuran Antar Pelajar
Kronologi kejadian bermula, saat dua kelompok remaja terlibat saling serang menggunakan sajam di Jalan Gurame 7.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Seorang warga bernama Deni Kadarusman hampir terkena tebasan senjata tajam (sajam) jenis celurit saat memisahkan aksi tawuran antar kelompok pelajar di lingkungan.
Kronologi kejadian bermula, saat dua kelompok remaja terlibat saling serang menggunakan sajam di Jalan Gurame 7, RT 05/RW 09 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok pada Senin (23/6/2025) malam.
Karena geram, Deni bersama warga lainnya mencoba membubarkan aksi tawuran yang mengganggu jalan raya.
Namun, saat menghalau para pelajar yang terlibat tawuran, tiba-tiba satu pelaku berboncengan motor mencoba menebar badan Deni.
Beruntung, Deni dapat menghadir dengan menundukkan badan dan selamat dari kenakalan para pelajar itu.
“Pas itu saya hampir kenal,” kata Deni kepada wartawan, Selasa (24/6/2025).
Baca juga: Makin Brutal, Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran Pakai Sajam di Tengah Keramaian Jalan Raya Depok
Kronologi Kejadian
Sebelumnya, Tawuran antar kelompok pelajar dengan menggunakan senjata tajam (sajama) di wilayah Kota Depok, Jawa Barat semakin brutal dan meresahkan masyarakat.
Terbaru, tawuran antar kelompok pelajar pecah di Jalan Gurame 7, RT 05/RW 09 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok pada Senin (23/6/2025) malam.
Dalam insiden tersebut, para pelajar nekat saling serang menggunakan sajam jenis celurit di tengah keramaian lalu-lalang kendaraan.
Baca juga: Berawal dari Tangkap Pelajar Tawuran Kondisi Mabuk, Polisi Bongkar Peredaran Miras di Terminal Depok
Imbas dari aksi tawuran tersebut, lalu lintas di Jalan Gurame 7 sempat terganggu dan tidak kondusif.
Warga setempat, Deni Kadarusman menjelaskan, tawuran antar kelompok pelajar tersebut terjadi sekira pukul 21.00 WIB.
“Ada segerombol anak-anak bawa motor, bawa parang,” kata Deni kepada wartawan, Selasa (24/6/2025).
Saat kejadian, Deni sedang berada di lokasi bersama warga lainnya. Ia melihat, sekitar 20 motor yang dikendarai oleh pelajar diduga masih duduk di bangku SMP.
Mereka saling serang menggunakan sajam dengan brutal hingga membuat warga setempat resah.
Deni menambahkan, aksi tawuran antar kelompok pelajar memang marak terjadi di lingkungan.
“Sudah banyak juga (tawuran), bikin warga geram,” ujarnya.
Karena maraknya tawuran di lingkungan RT 05/RW 09 Kelurahan Depok Jaya, Deni berharap pihak kepolisian lebih rutin mengadakan patroli. (m38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Deni-Kadarusman-menceritakan-kronologi-tawuran-antar-kelompok-pelajar-di-Jalan-Gurame.jpg)