Minggu, 7 Juni 2026

Iran VS Israel

Ini Ramalan SBY Soal Kondisi Dunia Setelah Pecahnya Perang Iran Vs Israel

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini, situasi di Timur Tengah semakin berbahaya. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy
SBY MELAYAT TITEK PUSPA - Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyambangi rumah duka Titiek Puspa, di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025) pagi. Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah juga menjadi perhatian SBY yang meramalkan kondisi dunia setelah perang Iran Vs Israel pecah.  

TRIBUNNEWSDEPOK.COM -- Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Israel menjadi perhatian dunia.

Perang terbuka yang sudah terjadi sejak tujuh hari atau dimulai sejak 13 Juni 2025 itu membuat sejumlah pihak cemas akan dampak yang bakal terjadi.

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga meramalkan kondisi dunia setelah perang Iran Vs Israel pecah. 

Ramalan SBY itu disampaikan di akun media sosial X miliknya pada Kamis (19/6/2025). 

Kata SBY, saat ini, situasi di Timur Tengah semakin berbahaya. 

Maka apabila perang Iran-Israel menjadi tidak terkendali, ramalannya dunia benar-benar di ambang malapetaka.

“Saat ini, situasi di Timur Tengah semakin berbahaya. Jika Perang Iran-Israel menjadi “out of control, dunia benar-benar di ambang malapetaka,” ramal SBY. 

Baca juga: Konflik Iran dan Israel Makin Panas, KBRI Tehran Siaga 1 dan Siap Evakuasi WNI

Menurut SBY, masa depan dunia saat ini terutama dari sisi perdamaian dan keamanan akan ditentukan oleh lima orang kuat (strong men). 

Orang kuat pertama dan kedua adalah Benjamin Netanyahu dan Ali Khamenei. 

Sedangkan yang ketiga, keempat dan kelima (yang lebih kuat lagi) adalah Donald Trump, Vladimir Putin dan Xi Jinping.

Oleh karena itu, SBY berharap kelima pimpinan itu diberikan kearifan jiwa dan kejernihan pikiran oleh Tuhan dalam mengambil keputusan dan tindakan. 

“Jangan ada salah keputusan dan “miscalculation” (salah hitung),” tulisnya. 

Baca juga: Dubes Iran Sebut Serangan ke Iran adalah Agresi Brutal, Iran Akan Terus Balas Serang Israel

SBY pun mengimbau agar para pemimpin dunia jangan gegabah dalam mengambil keputusan yang bisa menimbulkan kematian dan kehancuran yang dahysat bagi dunia.

Sebab menurutnya, sejarah mencatat, banyak peperangan yang berangkat dari ego dan ambisi para pemegang kekuasaan (power holders). 

Ketua Dewan Pembinan Partai Demokrat itu mengingatkan bahwa dari abad ke abad memang selalu ada “warlike leaders“ atau pemimpin yang sangat gemar berperang. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved