Rabu, 22 April 2026

Depok Hari Ini

3 RW di Kelurahan Cilangkap Depok Terdampak Angin Puting Beliung, Sejumlah Rumah Rusak

Lurah Cilangkap, Galih Catur Prasatya menjelaskan, setidaknya ada tiga RW yang terdampak bencana angin puting beliung tersebut.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
istimewa
ANGIN PUTING BELIUNG - Pohon tumbang akibat diterjang angin puting beliung di wilayah Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok pada Sabtu (7/6/2025). (Dok: Istimewa) 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TAPOS - Angin Puting Beliung menerjang pemukiman warga di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat pada Sabtu (7/6/2025) petang.

Lurah Cilangkap, Galih Catur Prasatya menjelaskan, setidaknya ada tiga RW yang terdampak bencana angin puting beliung tersebut.

“Sejauh ini data masih masuk gitu kan, ya sementara ini yang saya tahu RW 2, RW 7 juga ada, terus RW 5 juga ada,” kata Catur kepada wartawan.

“Karena tadi saya sudah infokan juga ke RT/RW agar mendata warganya yang terdampak angin puting beliung,” sambungnya.

Untuk data sementara, jumlah rumah yang terdampak angin puting beliung sekitar 5 unit. Meski demikian, data tersebut berpotensi bertambah.

“Data masih masuk nih, takutnya saya bilang ada 10 tahunya enggak,” ungkapnya.

Baca juga: Pohon Tumbang hingga Sejumlah Rumah Terdampak Akibat Angin Puting Beliung di Tapos Depok

Selain rumah, angin puting beliung tersebut juga menyebabkan pohon tumbang di lingkungan RW 3 dan RW 4 Kelurahan Cilangkap.

Saat ini, tim Tagana Kota Depok tengah melakukan evaluasi rumah warga yang terdampak.

Sementara itu, Warga RT 01/RW 02, Christina menjelaskan, angin puting beliung tersebut menerjang rumahnya saat hujan deras sekira pukul 04.30 WIB.

“Wah hujan, tiba-tiba dengar suara ‘gerubak’, air sudah pada netes di dalam rumah,” kata Christina.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Bekasi, Puluhan Rumah Rusak dan Mobil Terlempar Puluhan Meter

“Aduh, saya sampai gemetar, nelpon anak saya kok enggak diangkat, taunya udah di sini,” sambungnya.

Karena air masuk ke dalam rumah, Christina memutuskan untuk mematikan aliran listrik.

Untuk sementara waktu, Christina memutuskan untuk mengungsi ke kediaman anaknya. 

“Iya ke anak saya dulu, takut hujan lagi, karena saya tidur sendiri,” pungkasnya. (m38)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved