Longsor
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon, Delapan Orang Dinyatakan Meninggal
Tim gabungan berhasil menemukan 8 orang dinyatakan meninggal dunia dan 12 pekerja dinyatakan luka luka.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIREBON - Tim gabungan masih terus melakukan pencarian di lokasi longsor tambang Gunung Kuda di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (30/5/2025).
Diprediksi, ada sepuluh warga yang masih dinyatakan hilang dan sedang dalam pencarian.
Satu di antaranya berjenis kelamin perempuan, pemilik warung yang saat kejadian longsor sedang membawa air minum untuk pekerja.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni mengatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia terus bertambah.
Tim gabungan berhasil menemukan 8 orang dinyatakan meninggal dunia dan 12 pekerja dinyatakan luka luka.
"Korban yang sudah ditemukan delapan orang meninggal dunia. Dua belas orang dibawa ke Rumah Sakit Sumberhurip," kata Sumarni di lokasi kejadian, Jumat.
Baca juga: Tragedi Longsor Tambang di Cirebon, Dedi Mulyadi Langsung Tutup Perusahaan Tambang untuk Selamanya
Sementara itu berdasarkan data BPBD Jabar, kelima korban yang telah ditemukan dan dinyatakan meninggal dunia adalah:
1. Andri (41),
2. Sukadi (48),
3. Sanuri (47),
4. Sukendra (51),
5. Dedi Hirmawan (45).
Pranata Humas Ahli Muda BPBD Provinsi Jawa Barat, Hadi Rahmat, dalam keterangannya, Jumat (30/5/2025) mengimbau kepada masyarakat sekitar dan penambang untuk berhati-hati yang dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
BPBD juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mempermudah proses evakuasi yang masih terus berlangsung.
Selain korban jiwa, bencana longsor yang terjadi Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB itu juga menyebabkan tujuh unit dump truck dan tiga unit alat berat jenis ekskavator tertimbun material longsor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Tim-gabungan-masih-mencari-korban-yang-tertimbun-di-tragedi-longsor.jpg)