Liga 1

Banyak Flare Masuk ke Stadion di Laga Terakhir Liga 1, Musim Depan Sweeping Bakal Lebih Ketat

Direktur Utama operator kompetisi Liga 1 (PT LIB) Ferry Paulus mengaku bingung karena banyaknya flare yang bisa masuk ke dalam Stadion.

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
FLARE DI LAGA PERSIJA VS MALUT UNITED -- Pertandingan Persija Jakarta versus Malut United FC di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (23/5/2025) malam diberhentikan sementara waktu akibat sejumlah penonton menyalakan flare. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BANDUNG - Direktur Utama operator kompetisi Liga 1 (PT LIB), Ferry Paulus sangat menyayangkan banyaknya flare yang masuk ke dalam Stadion GBLA saat Persib menjamu Persisi Solo, Sabtu (24/5/2025).

Ferry Paulus mengaku bingung karena banyaknya flare yang bisa masuk ke dalam Stadion.

Padahal sweeping atau pengecekan barang bawaan para suporter sudah dilakukan di tiga titik.

"Kita udah sweeping sudah cek body, kemudian ada tiga lapis. Saya juga bingung gimana cara sweeping-nya lagi supaya gak seperti sekarang ini karena itu udah di-sweeping," ujar Ferry Paulus seusai pertandingan.

"Jadi artinya kemarin ada tim investigasi kita, termasuk juga berkolaborasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi ini. Ya PR lah musim depan harus ada catatan lagi untuk bisa spesifik, sweepingnya," sambungnya.

Akibat pesta flare yang dilakukan para suporter di Stadion GBLA, Persib Bandung siap-siap menerima sanksi denda dari Komisi Disiplin PSSI.

Seperti diketahui terdapat sanksi denda yang diberikan terhadap penggunaan suar (flare)  sebagaimana diatur dalam lampiran kode disiplin PSSI 2023.

Denda menyalakan flare di dalam Stadion, antara lain Rp 50 juta untuk 1-5 kali penyalaan, Rp 100 juta untuk 6-10  penyalaan dan  Rp 200 juta untuk di atas 10 kali.

JIS penuh asap 

Selain di GBLA, suporter juga menyalakan flare di pertandingan Persija Jakarta versus Malut United FC di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (23/5/2025) malam.

Akibat aksi sejumlah penonton menyalakan flare pertandingan tersebut dihentikan sementara.

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com di lokasi, flare pada awalnya menyala dari arah tribun utara. Tak lama setelahnya, flare tampak menyala di berbagai sisi stadion.

Sejumlah penonton tampak melemparkan smoke bomb ke arah lapangan. Beberapa petugas di lapangan dengan sigap melempar kembali smoke bomb tersebut ke tempat yang lebih aman.

Pada menit ke-75, wasit meniup pluit sebagai tanda berhentinya pertandingan. Bersamaan dengannya, asap putih membumbung tinggi ke atap stadion.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved