Kabupaten Bogor
Mahkota Binokasih Singgah di Kabupaten Bogor, Ini Perjalanan Sejarahnya
Mahkota Binokasih Sanghyang Pake merupakan benda pusaka peninggalan kerajaan Sunda yang berpindah ke Kerajaan Sumedang Larang.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar kirab Mahkota Binokasih dari Keraton Sumedang Larang di Cibinong pada Senin (21/4/2025).
Mahkota Binokasih Sanghyang Pake merupakan benda pusaka peninggalan kerajaan Sunda yang berpindah ke Kerajaan Sumedang Larang.
Mahkota ini dibuat pada abad ke-14 oleh Prabu Bunisora Suradipati dari Kerajaan Galuh.
Terbuat dari emas murni seberat sekitar 8 kilogram, Mahkota Binokasih dihiasi dengan batu giok lokal.
Mahkota ini melambangkan kebesaran dan legitimasi kekuasaan raja-raja Sunda.
Setelah Kerajaan Galuh bergabung dengan Kerajaan Sunda pada tahun 1482, Mahkota Binokasih menjadi simbol kekuasaan raja-raja Pajajaran.
Baca juga: BREAKING NEWS : Sambut Hari Jadi Bogor ke-543, Pemkab Bogor Gelar Kirab Mahkota Binokasih
Ketika Pajajaran runtuh pada tahun 1579, mahkota ini diselamatkan dan diserahkan kepada Prabu Geusan Ulun dari Sumedang Larang, menjadikannya pewaris sah warisan Sunda.
Mahkota Binokasih kini disimpan dengan aman di Gedung Pusaka Museum Prabu Geusan Ulun.
Saat ini Karaton Sumedang Larang sedang menggelar kegiatan Kirab Mahkota Binokasih di 4 daerah yaitu Kabupaten Sumedang, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bogor sert Kota Bogor.
Kirab telah dimulai pada 19 April 2025 di Ciamis dan alan berakhir di Sumedang pada 22 April 2025.
Dalam perjalanan kirab ini, Mahkota Binokasih singgah di Kabupaten Bogor pada 21 April 2025.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan mahkota ini menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu dan simbol kebanggaan masyarakat Sunda.
Baca juga: Dedi Mulyadi Beberkan Warisan Kerajaan Sunda yang Masih Tersisa di Bogor Selain Prasasti Batutulis
"Mahkota Binokasih bukan sekadar artefak sejarah, tetapi juga lambang identitas dan kebesaran budaya Sunda yang terus hidup hingga kini," kata Rudy di Cibinong, Senin (21/4/2025).
Dalam rangkaian Hari Jadi Bogor ke-543, lanjut Rudy, Mahkota Binokasih kembali ke tanah Kabupaten Bogor dan akan dilakukan Kirab Panji dan Mahkota Binokasih.
"Masyarakat dapat melihat Mahkota Bonokasih pada hari ini, 21 April 2025, di Bumi Tegar Beriman," papar Rudy.
Menurutnya, hadirnya Mahkota Binokasih di Kabupaten Bogor bukan hanya sebuah seremoni budaya.
"Ini bukan hanya momen budaya, tetapi juga momen emosional karena dalam tubuhku mengalir darah Sumedang dari ibu," tandas Rudy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Mahkota-Binokasih-dari-Keraton-Sumedang-Larang-2.jpg)