Jumat, 24 April 2026

Mudik Lebaran

Mudik Lebaran 2025, Penjaja Uang Receh Menjamur di Jalan Raya Parung Bogor

Titin (47), penjaja uang receh asal Parung, mengatakan dirinya menjual uang receh sejak Jumat (21/3/2025) lalu.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
PENJUAL UANG - Penjaja uang receh berjejer di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (26/3/2025). Mereka menjajakan uang receh untuk pemudik yang hendak pulang kampung. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PARUNG - Menjelang puncak arus mudik pada Jumat (28/3/2025), penjaja uang receh bermunculan di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pantauan di lokasi, para penjaja uang receh ini berjejer di pinggir  jalan dekat Terminal Parung sambil menawarkan jualan kepada pengguna jalan.

Ada yang menjajakan uang receh sambil berdiri, tetapi ada juga yang duduk di kursi yang dibawa sendiri dari rumah.

Titin (47), penjaja uang receh asal Parung, mengatakan dirinya menjual uang receh sejak Jumat (21/3/2025) lalu.

Baca juga: Mudik Lebaran 2025, Harga Tiket Bus di Terminal Parung Bogor Melonjak Tinggi

"Pembeli umumnya warga yang mau mudik. Lumayan banyak yang laku," kata Titin di Parung (26/3/2025).

Titin mengaku menyediakan uang receh pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

"Aku sudah kemas dalam bundelan berjumlah Rp 100.000. Setiap bundel uang receh dijual seharga Rp 115.000," ujarnya.

Dari aktivitas menjajakan uang receh ini, Titin mengaku bisa meraup keuntungan Rp 200.000 hingga Rp 300.000 setiap hari.

"Pemudik di Terminal Parung tidak terlalu ramai. Jadi keuntungannya juga tidak besar," paparnya.

Baca juga: Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran, Pemudik di Terminal Parung Bogor Meningkat

Hal senada diungkapkan Andri (38), warga Limo, Kota Depok.

Pria yang bekerja sebagai buruh harian ini mengaku memanfaatkan mudik Lebaran untuk mencari keuntungan.

"Setiap musim mudik Lebaran, saya selalu menjajakan uang receh. Untungnya lumayan sih," ucapnya.

Andri mengaku memulai menjual uang receh pada Senin (24/3/2025).

"Sehari bisa dapat untung Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per hari. Lumayan untuk membeli kebutuhan Lebaran," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved