Mudik Lebaran
Pemudik Sepeda Motor Bakal Dipantau ETLE Mobile, Bakal Ditilang Bila Bawa Barang Melebihi Kapasitas
AKBP Argowiyono menyampaikan, setidaknya ada lima hingga sepuluh ETLE Mobile yang tersebar di perbatasan Jakarta.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan memantau pemudik yang menggunakan sepeda motor melalui kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile yang ditempatkan di perbatasan Jakarta.
Polda Metro Jaya akan menilang pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan barang bawaan yang melebihi kapasitas.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Argowiyono.
Argowiyono menyampaikan, setidaknya ada lima hingga sepuluh ETLE Mobile yang tersebar di perbatasan Jakarta.
Menurut Argowiyono, paling banyak, ETLE Mobile akan ditempatkan di Jalan Kalimalang menuju Karawang.
Baca juga: Mulai Selasa Ini Polres Metro Depok Buka Penitipan Motor Gratis bagi Warga yang Mudik Lebaran
“Jadi, yang mengarah ke arah Tangerang di Jalan Kalideres, di Jalur Kalimalang, TB Simatupang arah Depok. Jadi, memang pintu-pintu yang akan keluar dari area Jakarta,” ujarnya.
“Tapi memang nanti pusatnya memang akan lebih banyak di area Kalimalang. Karena memang di situ nanti titik yang akan berangkat menuju Jawa Tengah,” tambah dia.
Kata Argowiyono pemudik sepeda motor yang melebihi kapasitas ini akan dipantau melalui kamera ETLE.
“Kalau misalnya pemudik ini berboncengan lebih dari dua (orang), membawa barang-barang yang memang terlalu berlebihan, kami akan melaksanakan penerapan tilang elektronik. Kami juga tidak perlu melakukan tindakan yang sifatnya berbenturan dengan masyarakat. Kami optimalkan menggunakan ETLE Mobile,” ujar Argowiyono kepada wartawan, Selasa (18/3/2025).
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Ini Harga Tiket di Terminal Parung Bogor
Sementara itu Polda Metro Jaya juga akan melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk mengamankan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.
Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Tory Kristianto menyampaikan, operasi ini akan berlangsung selama 17 hari, dimulai dari 23 Maret 2025 hingga 8 April 2025.
“Operasi Ketupat Jaya 2025 akan kami mulai pada 23 Maret 2025 sampai 8 April 2025,” kata Tory saat konferensi pers di Gedung Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Senin (17/3/2025).
Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrim Saat Mudik Lebaran, Diprediksi Terjadi Hujan Lebat
Dalam pelaksanaannya, Polda Metro Jaya akan berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Daerah (Pemda), dan instansi terkait lainnya.
Sebanyak 4.000 personel gabungan akan dikerahkan untuk mendukung Operasi Ketupat Jaya 2025.
“Dari jajaran Polri sebanyak 3.514, jajaran TNI sebanyak 100, tetapi nanti akan ada tambahan. Dari Pemda sebanyak 368,” ungkap Tory.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Arus-pemudik-sepeda-motor-melintasi-Jalur-Pantura.jpg)