Senin, 8 Juni 2026

Berita Bekasi

Perempuan Manis Curhat ke Dedi Mulyadi, Kapolres Metro Bekasi Langsung Respon Berikan Nomor HP

Perempuan di Bekasi Curhat ke Dedi Mulyadi Tentang Kasus Pembunuhan Adiknya 4 Tahun Belum Terungkap 

Tayang:
Editor: dodi hasanuddin
TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra
CURHAT KE KDM - Perempuan bernama Irma Erpiana curhat ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memimpin pembongkaran bangunan liar (Bangli) di Kali Sepak, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (14/3/2025). Perempuan yang bernama Irma Erpianah 

Laporan Wartawan TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra 


TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TAMBUN UTARA - Seorang perempuan berkerudung menghampiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Saat itu Dedi Mulyadi memimpin pembongkaran bangunan liar (Bangli) di Kali Sepak, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (14/3/2025).

Perempuan yang bernama Irma Erpianah menghampiri Dedi ketika tengah berdiri berdampingan dengan Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa sembari melihat pembongkaran bangli menggunakan alat berat berjenis ekskavator dari tepi Kali Bekasi.

Baca juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pimpin Pembongkaran Bangunan Liar di Kali Sepak Gabus Tambun Bekasi

Irma yang mengenakan baju berwarna cokelat dan berkerdung hitam tersebut secara tiba-tiba sesenggukan.

Irma curhat tentang pelaku pembunuhan adiknya, Muhammad Sam'an Fadhila yang sudah empat tahun belum juga terungkap.

Sam'an sebelumnya ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi, Kampung Karang Getak, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi pada 2021. 

Saat itu, jenazah ditemukan masih berseragam sekolah tingkat SMA.

Ketika diperkenankan untuk berkomunikasi dengan Dedi, Irma nampak berlinang air mata sembari menceritakan kasus pembunuhan adiknya.

"(Kasus pembunuhan adik) di Sukawangi, Tambelang, Pak," kata Irma mengadu ke Dedi sembari menunjukkan foto semasa hidup adiknya, Jumat (14/3/2025).

Baca juga: Jadi Biang Kerok Banjir di Bekasi, Menteri Lingkungan Hidup Segel Sejumlah Obyek di Gunung Geulis

Lalu Dedi merespon dengan kembali memastikan apakah dugaan penyebab meninggalnya Sam'an kepada Irma.

Dedi juga bertanya dimana lokasi pertama jenazah Sam'an ditemukan.

"Iya Pak (kasus pembunuhan) dibunuhnya ditaruh di irigasi depan rumah, sudah terbunuh,"  jawab Irma.

Mendengar percakapan itu membuat Mustofa selaku pihak berwajib langsung bertanya perihal surat laporan perkara tersebut.

Baca juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bakal Terjunkan 40 Alat Berat untuk Keruk Kali Bekasi

Tidak hanya itu, Polisi dengan pangkat melati tiga itu juga memberikan nomor kontak pribadi kepada Irma untuk mengawal kasus adiknya.

Hasilnya Dedi meminta Irma untuk segera bertukar nomor kontak dengan Mustofa dan berharap pertemuan tersebut mampu mendapat hikmah serta adanya jalan keadilan terhadap kasus adiknya.

"Nanti WA-in, kasusnya apa, tahun berapa. Mudah-mudahan ada hikmahnya," imbuh Dedi kepada Irma. (m37)

Sumber: Tribun bekasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved