Sabtu, 11 April 2026

Kabupaten Bogor

Dukung Program 3 Juta Rumah, Korem 061 Suryakencana Bangun 1.000 Unit Rumah MBR di Leuwiliang Bogor

Proyek ini dibangun di lahan seluas 20 hektar dan mencakup sekitar 1.000 unit rumah untuk prajurit, PNS, perumahan danmasyarakat umum.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
RUMAH MBR - Korem 061/Surya Kencana melakukan ground breaking pembangunan 1.000 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (9/3/2025). 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, LEUWILIANG - Dalam rangka mendukung program 3 juta rumah, Korem 061/Surya Kencana membangun 1.000 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ground breaking pembangunan Perumahan Non Dinas Personel TNI AD ini dilaksanakan di Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Minggu (9/3/2025).

Hadir pada acara ground breaking tersebut, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, jajaran Dandim di wilayah Korem 061 / SK, perwakilan Forkopimda Kabupaten Bogor, Direktur Utama PT Sultana Mitra Zaf, Camat beserta Forkopimcam Leuwiliang, dan para tokoh masyarakat setempat.

Kasrem 061 / Surya Kencana, Kolonel Inf. Rofiq Yusuf menjelaskan, ketersediaan hunian bagi prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Korem 061/SK masih terbatas. 

KAWAL BOGOR BARAT - Wakil Bupati Bogor Jaro Ade (depan) dalam acara ground breaking pembangunan Perumahan Non Dinas Personel TNI AD, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (9/3/2025).
KAWAL BOGOR BARAT - Wakil Bupati Bogor Jaro Ade (depan) dalam acara ground breaking pembangunan Perumahan Non Dinas Personel TNI AD, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (9/3/2025). (Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama)

Dia mengungkapkan masih banyak prajurit yang masih harus menyewa atau mengontrak rumah.

“Proyek ini menjadi solusi mendesak dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak, terutama di tengah harga properti yang terus meningkat," kata Rofiq di Leuwiliang, Minggu (9/3/2025).

Ia menambahkan, proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektar dan mencakup sekitar 1.000 unit rumah.

"Ada berbagai tipe yang dikembangkan, mulai dari 30/60, 30/70, hingga 40/80," jelasnya.

Selain untuk prajurit dan PNS, perumahan ini juga akan diperuntukan bagi masyarakat umum. 

"Pembangunan ini juga selaras dengan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia," ujar Rofiq.

Baca juga: Pemkab Bogor Dukung Pembangunan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah di Bogor Barat

Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta, diharapkan proyek ini berjalan lancar.

"Semoga proyek ini memberikan dampak nyata bagi prajurit serta keluarganya,” ungkap Rofiq.

Sementara Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, mengungkapkan pembangunan perumahan ini mendukung program pemerintah terkait pembangunan tiga juta rumah per tahun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di wilayah Korem 061/SK.

“Jadi sangat pas dibangun perumahan di sini, untuk mendukung percepatan pembangunan di Bogor Barat. Percepatan pembangunan di wilayah ini adalah salah satu dari cita-citanya kami,” tutur Jaro Ade.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved