Banjir Depok
Sempat Berstatus Bahaya Siaga 1, Kondisi Kali Ciliwung di Pos Pantau Depok Kini Berstatus Waspada
Penjaga Pos Pantau Depok, Arman menjelaskan, saat ini permukaan air di Sungai Ciliwung sudah berstatus siaga tiga atau waspada.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Ketinggian permukaan air Sungai Ciliwung di Pos Pantau Depok pertahan mengalami penurunan pada Selasa (4/3/2025) sekira pukul 10.16 WIB.
Penjaga Pos Pantau Depok, Arman menjelaskan, saat ini permukaan air di Sungai Ciliwung sudah berstatus siaga tiga atau waspada.
“Saat ini kondisinya siaga 3 waspada, dengan ketinggian 235 sentimeter,” kata Arman kepada wartawan.
Melihat data tersebut, ketinggian volume air di Sungai Ciliwung Depok mengalami penurunan secara perlahan.
Baca juga: Breaking News: Sungai Ciliwung Meluap, Permukiman Warga di Pondok Cina Depok Terendam Banjir
Pasalnya, pada pukul 02.00 WIB, permukaan air Sungai Ciliwung di Pos Pantau Depok berstatus siaga 1 atau bahaya.
“Di pukul 02.00 WIB pagi tadi, dini hari mencapai 400 sentimeter, di siaga satu bahaya,” ungkapnya.
Baca juga: Rumah Terendam Banjir, Warga di Pondok Cina Depok Tetap Santap Sahur Biar Kuat Puasa
Ciliwung Meluap
Sebelumnya, luapan Sungai Ciliwung menyebabkan pemukiman warga di Jalan H M Tohir, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok terendah banjir pada Selasa (4/3/2025) dini hari.
Pantau TribunnewsDepok.com, banjir tersebut merendam puluhan rumah warga yang berada tak jauh dari aliran Sungai Ciliwung.
Pada pukul 05.00 WIB, nampak sejumlah warga masih bersiaga di luar rumah karena jalan pemukiman masih terendam banjir.
Kondisi banjir dengan arus yang cukup deras menyebabkan Jalan H M Tohir sulit dilalui untuk berjalan.
Baca juga: Jakarta Kebanjiran, 59 RT Terendam, 1.251 Warga Mengungsi
Petugas Bhabinkamtibmas juga terlihat di lokasi membantu warga mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam rumah.
Menurut seorang warga, Yudi (56), banjir mulai masuk ke jalan pemukiman pada Senin (3/3/2025) malam hari.
“Banjir dari kemarin malam, dari jam 21.00 WIB, mulai ada air naik pukul 21.35 WIB, mulai ada kiriman dari Bogor,” kata Yudi di lokasi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.