Rabu, 22 April 2026

Banjir Jakarta

Operasi Modifikasi Cuaca Belum Bisa Dilakukan Meski Jakarta Waspada Banjir, Kenapa?

Meski demikian Pj Gubernur DKI, Teguh Setyabudi mengatakan, pihaknya belum bisa melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Nuri Yatul Hikmah
BANJIR DI JAKARTA -- Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta membuat jalan di Gang Satria IV, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2025) tergenang air. Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan operasi modifikasi cuaca bila dianggap perlu untuk mengantisipasi banjir. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILINCING - Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi mengatakan bahwa hujan yang terjadi di Jakarta pada Selasa (28/1/2025) kemarin mirip seperti di tahun 2020 yang mengakibatkan banjir.

Kata Teguh berdasarkan data yang diperoleh, curah hujannya di tahun 2020 adalah yang tertinggi 377 milimeter dan terendah 256 milimeter. 

"Pada tahun ini khusus nya pada 28 Januari 2025, itu curah hujannya di Jakarta sampai 368 mm, kami amati di Stasiun Kemayoran, kemudian yang terendah 264 mm. Ini relatif lebih tinggi dibanding 2020," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) curah hujan di Jakarta pada Kamis (30/1/2025) sedang hingga lebat.

Baca juga: Waspada! BMKG Prediksi Hujan Deras Masih Akan Mengguyur Wilayah Jabodetabek Hingga 31 Januari 2025

Meski demikian Pj Gubernur DKI, Teguh Setyabudi mengatakan, pihaknya belum bisa melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Sebab, curah hujan di Jakarta masih dinilai normal oleh BMKG sehingga tidak perlu dilakukan OMC.

"Tapi kedepannya kami sudah petakan kita melakukan apabila dipandang perlu," kata Teguh, Kamis (30/1/2025).

Kendati begitu, Teguh bersyukur karena saat hujan ekstrem tapu musibah banjir tidak sama seperti di tahun 2020 silam.

Baca juga: Jakarta Diterjang Banjir, 3.000 Warga Mengungsi, Ini Daftar Wilayah Tergenang dan Lokasi Pengungsi

Teguh menyatakan, ada beberapa faktor yang menbuat banjir di Jakarta bisa teratasi di Jakarta salah satunya kesiapsiagaan dan kesigapan petugas.

"Saluran utama walaupun belum maksimal ini sudah berfungsi dengan baik. Dan sinergi berbagai pihak dengan baik termasuk juga para petugas perangkat daerah, perangkat wilayah," imbuhnya. (m26)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved