Minggu, 7 Juni 2026

Kriminalitas

Akar Masalah Perseteruan Antara Sandy Permana dan Nanang Gimbal Diduga dari Cekcok Rapat RT

Sudarmaji mengatakan bahwa mendiang aktor Sandy Permana sempat cekcok dengan tersangka, Nanang Gimbal (45) di dalam forum rapat rukun tetangga (RT).

Tayang:
Editor: murtopo
Tribun Bekasi/Muhammad Azzam
Kepolisian dari Polres Metro Depok melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penusukan pemain sinetron Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir, Sandy Permana (46) di Perumahan Cibarusah, Kabupaten Bekasi pada Minggu (12/1/2025). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBARUSAH -- Ketua RT 05/RW 08 Desa Cibarusah Jaya, Sudarmaji mengungkapkan bahwa sebelum terjadinya penikaman yang dilakukan Nanang Gimbal terhadap Sandy Permana hingga tewas keduanya sempat terlibat pertikaian.

Sudarmaji mengatakan bahwa mendiang aktor Sandy Permana sempat cekcok dengan tersangka, Nanang Gimbal (45) di dalam forum rapat rukun tetangga (RT) pada Oktober 2024.

Sudarmaji lantas menceritakan persitiwa yang terjadi saat rapat RT tersebut.

Sudarmaji menjelaskan, forum rapat yang digelar pada Oktober 2024 itu membahas persoalan kebersihan hingga keamanan lingkungan perumahan.

Rapat itu turut dihadiri Sandy Permana, ketua RW 08 Desa Cibarusah Jaya, termasuk Nanang Gimbal yang biasanya selalu absen di setiap agenda pertemuan warga.

Baca juga: Nanang Tersangka Pembunuhan Pemain Sinetron Sandy Permana Potong Rambut Gimbalnya Saat Kabur

Dalam pertemuan itu, Sandy Permana sempat menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinannya selaku ketua RT 05/RW 08 Desa Cibarusah.

Mosi tidak percaya itu disampaikan Sandy Permana sembari berdiri di hadapan warga lain.

Nanang Gimbal yang duduk tak jauh dari posisi Sudarmaji kemudian menegur korban karena cara penyampainnya yang dianggap kurang etis.

Teguran ini ternyata berbuntut percekcokan di antara keduanya.

"(Pelaku) mengatakan bahwa 'biasa saja dong'. Kemudian korban mendengar celetukan itu dan membalasnya dengan mengatakan kembali bahwa 'lu yang biasa saja. Lu siapa? Lu bukan warga sini'. Itu kepada pelaku," ungkap Sudarmaji.

Baca juga: Ini Tampang Nanang, Terduga Pelaku Pembunuhan Pemain Sinetron Sandy Permana, Ditangkap di Karawang

Selanjutnya, Sudarmaji menengahi persoalan perdebatan keduanya.

Baik Sudarmaji maupun warga lain menganggap bahwa permasalahan antara korban dan pelaku selesai.

Beberapa hari berikutnya, Sandy Permana mengirim pesan singkat ke Sudarmaji yang mengaku tak senang dengan apa yang disampaikan Nanang Gimbal dalam forum rapat itu. 

Dalam pesan itu juga, korban merasa mendapat ancaman dan berencana mengirim somasi terhadap pelaku.

Belakangan diketahui, pesan tersebut juga disampaikan korban kepada istri pelaku.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved