Timnas Indonesia

Dilatih Patrick Kluivert, Penggemar Khawatir Peluang Skuad Garuda Makin Tipis Tampil di Piala Dunia

Menurutnya, Kluivert belum mempunyai track record yang mumpuni untuk melatih timnas Indonesia jika dibandingkan Shin Tae-yong (STY).

Editor: murtopo
Twitter @PSSI
PSSI akhirnya mengumumkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia senior. Pengumuman tersebut diunggah PSSI melalui akun twitternya @PSSI pada Rabu (8/1/2025) siang. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Sejumlah penggemar Timnas sepak bola Indonesia khawatir peluang skuad Garuda makin tipis untuk bisa tampil di ajang kualifikasi Piala Dunia setelah diitnggal oleh Shin Tae-yong.

Seperti yang disampaikan warga bernama Foe Peace Simbolon (31).

Menurutnya, Patrick Kluivert belum mempunyai track record yang mumpuni untuk melatih timnas Indonesia jika dibandingkan Shin Tae-yong (STY).

“Seharusnya penunjukan itu setelah STY rampung menjalankan tugasnya untuk meloloskan Indonesia di kualifikasi piala dunia. Sejago apa pun pelatih, kalau dikasih waktu cuma dua bulan, ya sulit buat meracik sebuah tim,” ujar Foe seperti dilansir dari Kompas.com.

Dengan penunjukan Kluivert, menurut Foe, peluang Skuad Garuda lolos piala dunia semakin tipis.

“Cuma bisa berharap saja. Kalau STY, harapannya tinggi, kalau sekarang, ya sulit kayaknya. Karena tadi, track record dan waktunya yang mepet,” ujar Foe.

Baca juga: Patrick Kluivert Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Dibantu Sejumlah Asisten Asal Belanda

Pecinta sepak bola lain bernama Sabik Aji Taufik (30) mengaku kecewa dengan penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Pasalnya, Patrick dinilai belum memiliki prestasi gemilang sebagai pelatih sepak bola.

“Saya sebagai warga yang mempertanyakan penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih. Karena, belum ada prestasi mentereng Kluivert sebagai pelatih di kancah internasional,” kata Sabik saat wawancarai Kompas.com, Rabu (8/1/2025).

Sabik berpendapat, meski Kluivert terbilang andal sebagai pemain sepak bola, tetapi belum tentu baik sebagai pelatih.

Menurut dia, seharusnya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunjuk pelatih yang jauh lebih senior atau berpengalaman di piala dunia, seperti Giovanni Bronckhorst atau Roberto Mancini.

Baca juga: Shin Tae-yong Dipecat, Senior Jakmania Depok: Kita Dukung Timnas Indonesia Bukan Dukung Pelatih!

“Atau pelatih-pelatih muda yang memang sudah punya jam terbang sebagai pelatih. Di Liga Eropa, ya yang lagi naik itu pelatih-pelatih muda,” tambah dia.

Sementara warga bernama Akbar Ilhamsyah (28) juga mengaku kecewa dengan pemecatan STY yang digantikan oleh Kluivert.

“Kecewanya waktu mepet, dan days since played (jumlah hari sejak terakhir bermain) pasti bakal berubah, butuh chemistry lagi untuk menyatukan antarpelatih dengan pemain,” kata Akbar.

“Sementara, biasanya pemanggilan pemain buat pemusatan latihan H-7, belum lagi pemain yang main di Eropa datanya biasanya H-2. Ditambah lagi away ke Australia. Bagaimana mau satukan chemistry?” tambah dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved