Selasa, 12 Mei 2026

Kriminalitas

Begal di Medan Tewas Ditembak, Berusaha Rebut Pistol dan Lukai 2 Orang Polisi

Sebelumnya Dimas melakukan aksi pembegalan di Jalan Besar Delitua, Desa Durin Tunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Tayang:
Editor: murtopo
istimewa
Ilustrasi -- Pelaku begal Muhammad Dimas (23) tewas ditemak plisi di Jalan Besar Simalingkar B, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (11/11/2024). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MEDAN – Muhammad Dimas (23) langsung tersungkur ke tanah setelah tertembus timah panas yang ditembakkan oleh polisi di bagian dadanya di Jalan Besar Simalingkar B, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (11/11/2024).

Dimas terlibat dalam aksi pembegalan terhadap seorang perempuan bernama Lusiana pada Kamis (17/10/2024) pagi.

Kepala Polrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan mengungkapkan Dimas ditembak lantaran berusaha melarikan diri dan merebut senjata polisi saat polisi melakukan pengembangan kasus pembegalan tersebut.

Sebelumnya Dimas melakukan aksi pembegalan di Jalan Besar Delitua, Desa Durin Tunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Dimas dan tiga kawannya menyasar Lusiana, merampok perempuan yang tengah bekerja untuk menafkahi keluarganya tersebut dan merampas sepeda motornya.

Baca juga: Pemuda di Depok Jadi Korban Begal Usai Antar Pacar Pulang, Kerugian Mencapai Rp 51 Juta

"Padahal saat itu ibu tersebut sedang berusaha menafkahi keluarganya," kata Gidion saat konferensi pers di RS Bhayangkara, Senin (11/11/2024).

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap Dimas di salah satu hotel di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, pada Minggu (10/11/2024) sekitar pukul 15.00 WIB.

Selain Dimas, polisi juga menangkap pelaku lainnya, Yoga Ramadhan (24), dan kemudian melakukan pengembangan dengan menangkap Rifqi Pratama dan Nugraha Akbar Ginting.

Kepala Satreskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purba menyebutkan bahwa setelah penangkapan, polisi mengembangkan kasus ini dan menemukan barang bukti berupa senjata tajam.

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Pelaku Begal Sadis di Ciampea Bogor, Dalang Pembunuhan Tewas Bunuh Diri

"Di Jalan Besar Simalingkar B, Dimas mencoba melarikan diri meski tangannya sudah diborgol di depan," kata Jama.

"Dimas berupaya merebut senjata api dan berkelahi dengan petugas, yang menyebabkan dua polisi terluka," sambung Jama.

Meski sudah diberikan tembakan peringatan, Dimas tetap tidak mengindahkan peringatan tersebut.

Polisi akhirnya melepaskan tembakan yang mengenai Dimas di bagian dada. Dimas dilarikan ke RS Bhayangkara, tapi dinyatakan meninggal dunia.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved