Berita Jakarta
Pungli Berkedok Zakat, Infaq, dan Sedekah, Komisi E DPRD DKI Jakarta Minta Diusut Tuntas
Ia berharap masyarakat yang merasa dirugikan, segera melaporkan hal ini agar bisa diambil tindakan yang tepat
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Sutikno menyampaikan keprihatinannya terkait dugaan adanya pungutan liar (pungli), yang dikenakan kepada tenaga kesehatan Non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) di Jakarta.
Pungutan tersebut diduga dilakukan dengan dalih Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) namun memiliki nominal yang sudah ditentukan sehingga memberatkan para tenaga kesehatan.
Hal itu diungkapkan Sutikno saat mendapat laporan dari lapangan, bahwa beberapa tenaga kesehatan Non-ASN dipaksa untuk membayar sejumlah uang, dengan jumlah yang sudah ditetapkan oleh Pimpinan Puskesmas yang mengatasnamakan ZIS.
Menurutnya, tindakan ini sangat tidak pantas dan merugikan, bahkan ada UKPD yang menunda pembayaran upah apabila belum melunasi ZIS.
Baca juga: Anggota DPR RI Nur Azizah Tamhid Lakukan Serah Terima Bantuan Sarpras 3 Yayasan di Depok
“Ini merupakan tindakan yang tidak bisa dibiarkan. Zakat, infak, dan sedekah adalah amalan yang seharusnya bersifat sukarela, bukan dipaksakan dengan nominal tertentu. Jika benar terjadi, ini merupakan bentuk pungutan liar yang melanggar hukum dan harus segera ditindak,” Sutikno dari keterangannya, Kamis (22/8/2024) malam.
Politisi PKB ini menyatakan, bakal segera meminta klarifikasi kepada dinas, apakah pemungutan ZIS ini berdasarkan Surat Edaran atau tidak.
Dari laporan yang dia terima, kasus ini hanya berlaku di Jakarta Timur.
Baca juga: Diduga Tersengat Listrik, Seorang Pria di Cinere Depok Tewas Tergantung di Plafon
“Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas, jika memang terbukti ada oknum yang melakukan praktik ini, harus diberikan sanksi tegas agar tidak terulang kembali di masa mendatang,” ungkapnya.
Sutikno menekankan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap program-program keagamaan seperti ZIS.
Ia berharap masyarakat yang merasa dirugikan, segera melaporkan hal ini agar bisa diambil tindakan yang tepat.
Baca juga: Reza Rahardian Ikut Demo dan Berorasi di Mobil Komando Menentang Keputusan DPR RI
“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama di masa pandemi lalu. Mereka seharusnya mendapatkan dukungan, bukan justru dibebani dengan pungutan-pungutan yang tidak jelas,” pungkasnya. (faf)
| Anggota DPR RI Nur Azizah Tamhid Lakukan Serah Terima Bantuan Sarpras 3 Yayasan di Depok |
|
|---|
| Diduga Tersengat Listrik, Seorang Pria di Cinere Depok Tewas Tergantung di Plafon |
|
|---|
| Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, DPRD DKI Jakarta Minta Dinkes Distribusikan Alat Pendeteksi |
|
|---|
| Hindari Jalur Puncak Ditanggal Ini, Pemkab Bogor Bakal Kembali Lakukan Penggusuran |
|
|---|
| Temui Massa Demo Tolak Revisi UU Pilkada di DPR, Kening Habiburokhman Terkena Lemparan Botol Plastik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-E-DPRD-DKI-Jakarta-Sutikno-saat-rapar-kerja.jpg)