Kriminalitas

Rebutan Pacar Empat Pelajar Perempuan Adu Jotos di Jalan, Ditonton Warga Sekampung

Empat pelajar tersebut nampak berkelahi menggunakan tangan kosong hingga berguling di tengah jalan dan dikelilingi oleh ratusan warga.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: murtopo
tangkapan layar video amatir warga
Aksi perkelahian antara remaja perempuan di Jalan Meranti Elilok II RW 09, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (29/5/2024). 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CAKUNG - Perkelahian antara remaja perempuan menjadi tontonan warga di Jalan Meranti Elok II RW 09, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Berdasarkan rekaman video amatir warga, empat pelajar tersebut nampak berkelahi menggunakan tangan kosong hingga berguling di tengah jalan dan dikelilingi oleh ratusan warga yang menyaksikan.

Ketua RW 09, Koiman mengatakan penyebab perkelahian itu diduga lantaran para pelajar itu rebutan pacar.

“Jadi ada salah satu yang berantem itu ditelfon sama cewe yang berantem itu katanya dituduh ngerebut cowo nya, nah terus ditelfon sama cewe lainnya mau ngajak berantem aja diamprokin, terjadilah perkelahian itu,” kata Koiman, Sabtu (1/6/2024).

Koimanmengatakan bahwa perkelahian itu akhirnya terjadi pada Selasa (28/5/2024) sekira pukul 21.30 WIB.

Keempat pelajar tersebut kemudian berjanjian di lokasi tersebut usai sebelumnya sepakat berkomunikasi melalui telepon genggam untuk bertemu.

Perkelahian yang melibatkan tiga pelajar SMP dan satu SMA itu kemudian membuat heboh warga.

Pasalnya perkelahian itu dilakukan persis di tengah jalan dan disaksikan ratusan orang dan tidak ada satupun yang melerai.

“Awalnya dikira remaja tanggung laki lawan laki, dan perempuan sama perempuan, rupanya wanita semua, dan itu ditonton oleh banyak sekali warga mungkin ada 100 orang yang berantem itu,” ucapnya.

Koiman menuturkan berdasarkan rekaman video amatir warga, empat pelajar tersebut nampak berkelahi menggunakan tangan kosong hingga berguling di tengah jalan dan dikelilingi oleh ratusan warga yang menyaksikan.

Menurut keterangan yang didapat Koiman dari Satpam sekitar, sebelum terjadi perkelahian terdapat laporan serupa saat berlangsungnya permainan sepak bola oleh anak-anak di dekat sebuah apartemen kawasan tidak jauh dari RW 09.

“Lalu security datang ke sini (lokasi kejadian keributan main bola) menghalau dan melerai anak-anak tersebut untuk dibubarkan,” paparnya.

Setelah dibubarkan, justru Koiman mengungkapkan keributan berlanjut di kawasan warganya.

Hingga akhirnya para satpam langsung membubarkan aksi perkelahian tersebut.

Warga asli RW 09 pun dinilai Koiman resah dengan kejadian tersebut.

Ditambah orang yang berkelahi itu dipastikan bukan dari warga RW 09.

“Betul aksi seperti ini merasakan karena penghuni di sini tiap malam ada kayak gini dan warga merasa terganggu kenyamanannya di komplek,” pungkasnya. (m37)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved