Rabu, 6 Mei 2026

Kriminalitas

Ini Penyebab Aksi Perundungan Terhadap Siswi SMP di Tanah Merah Depok

Namun korban menjadi sasaran kelompok pelaku lantaran dia dianggap telah menyebarkan fitnah.

Tayang:
Editor: murtopo
istimewa
Aksi bullying dan penganiayaan yang menimpa seorang siswi di Tanah Merah, Depok. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK -- Polisi akhirnya mengungkap akar masalah aksi perundungan atau bully yang terjadi di yang menimpa seorang siswi SMP di Tanah Merah, Depok, Jawa Barat viral di sosial media sosmed.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Suardi Jumaing menjelaskan bahwa persitiwa perundungan tersebut terjadi lantaran ada kasus rebutan pacar antara pelaku dengan teman korban.

Namun korban menjadi sasaran kelompok pelaku lantaran dia dianggap telah menyebarkan fitnah.

"Hasil pemeriksaan kami bahwasanya awalnya korban menceritakan ke orang lain tentang pelaku yang berpacaran dengan remaja lelaki yang ternyata juga pacarnya teman korban. Lantaran hal itu diceritakan ke orang lain maka pelaku marah," ujar  Kompol Suardi Jumaing, Sabtu (18/5/2024) dalam video yang diunggah instagram Depok24jam.

Baca juga: BREAKINGNEWS -- Siswa SD Korban Bully di Tambun Bekasi yang Kakinya Diamputasi Meninggal

Persitiwa perundungan pun akhirnya terjadi ketika pelaku dan korban bertemu saat pulang sekolah.

"Saat pulang sekolah mereka nongkrong di warung dalam perjalanan pelaku bertemu dengan korban dan terjadilah aksi bully tersebut," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa video aksi bully atau perundungan yang menimpa seorang siswi SMP di Tanah Merah, Depok, Jawa Barat viral di sosial media sosmed.

Dalam video yang diterima TribunnewsDepok.com, nampak seorang siswi SMP mengenakan seragam Pramuka dirundung empat pelaku.

Pelaku pertama mengenakan kaos hitam dan luaran kemeja pink menjambak korban dan memukul kepalanya dengan tangan kosong.

Baca juga: Siswi SMA Pelaku Bullying Terhadap Siswi SMP di Kelurahan Bedahan Sawangan Depok Ditangkap Polisi

“Astagfirullah sakit, tolongin Napa sakit,” korban merintih minta tolong.

Saat dirundung, korban sempat meminta orang tuanya untuk menjemput.

Namun, pelaku lainnya justru menghujani pukulan bertubi-tubi ke arah kepala korban hingga kerudungnya terlepas.

Naasnya, aksi perundungan dan penganiayaan itu direkam oleh seorang pelaku lainnya.

Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi membenarkan aksi perundangan yang menimpa siswi SMP tersebut.

Baca juga: Tak Mau Damai, Pihak Korban Dugaan Perundungan di SMA Binus Serpong Tetap Ingin Tempuh Jalur Hukum

Menurut Made, saat ini korban telah membuat laporan polisi dan kasus ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Depok.

"Lagi diproses nih oleh PPA. Iya sudah (korban buat laporan polisi). Pelaku masih proses penyelidikan," kata Made, Jumat (17/5/2024).

Sementara itu, Kanit PPA Polres Metro Depok, Iptu Nurhayati menegaskan, pihak tengah melaksanakan pemeriksaan kasus bullying dan penganiayaan tersebut.

"Insya Allah, nanti siang habis Jumatan ya, sekarang masih pemeriksaan," pungkasnya. (m38)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved