Depok Hari Ini
Momen Nur Mahmudi Ismail Berbincang Hangat dengan Sahabat Lamanya, Penuh Canda Tawa
Pertemuan dua sahabat itu terjadi tidak disengaja, awalnya NMI dan Wahyu bertemu di sebuah masjid saat melaksanakan salat Jumat
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Nur Mahmudi Ismail (NMI) bersilaturahmi ke kediaman Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Depok, Wahyu Isnaeni di Cilodong, Kota Depok pada Jumat (17/5/2024).
Pertemuan dua sahabat itu terjadi tidak disengaja, awalnya NMI dan Wahyu bertemu di sebuah masjid saat melaksanakan salat Jumat.
Sesampainya di kediaman Wahyu, obrolan panjang dua sahabat itu terjalin dengan akrab diselingi candaan ringan dari kedua belah pihak.
Kata Wahyu, obrolan dengan Wali Kota Depok periode 2006-2016 itu membahas tentang isi khotbah yang disampaikan.
Baca juga: Usai Pensiun dari Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail Masih Eksis Isi Khutbah Jumat
“Jadi saya salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas kebetulan yang memberikan khotbah mantan walikota yang tak lain adalah teman dan sahabat saya,” kata Wahyu.
“Sebagai seorang sahabat, setelah salat Jumat saya ajak untuk main ke rumah saya,” sambungnya.
Menurut Wahyu, isi khotbah yang disampaikan NMI seputar pondasi utama umat Islam yakni Al-Qur'an dan hadits.
Baca juga: Awal Mula Pejabat Kemenhub Injak Al Quran Hingga Akhirnya Dilaporkan Sang Istri
NMI juga berpesan agar terus berusaha memperbaiki hidup baik secara skala individu, kelompok, masyarakat, atau pemerintahan.
NMI Masih Eksis Isi Khutbah Jumat
Di masa pensiunnya sebagai Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail (NMI) masih eksis mengisi khutbah Jumat di sejumlah masjid.
Pria yang telah memimpin Depok selama satu dekade itu siap memberikan ceramah keagamaan melalui mimbar salat Jumat dari satu masjid ke masjid lainnya.
Baca juga: Maju Lagi di Pilbup 2024, Ade Wardhana Ingin Jadikan Kabupaten Bogor Lumbung Pangan DKJ
Pada Jumat (17/5/2024) misalnya, NMI didapuk menjadi khatib salat Jumat di Masjid Ikhlas, Sukamaju, Cilodong, Kota Depok.
Dalam khutbah tersebut, NMI menjelaskan betapa pentingnya seorang muslim memegang teguh pada Al-Qur'an dan hadits.
“Al-Qur'an dan hadits itu pedoman utama umat Islam,” kata Profesor Riset Bidang Teknologi Pascapanen Brin.
Baca juga: Usai Resmikan Sekretariat Baru, HIPMI Depok Didapuk Jadi Tuan Rumah Silatda Pengusaha se-Jabar
NMI menambahkan, dengan berpegang teguh pada Al-Qur'an dan hadits, peradaban umat muslim akan maju dan beradab.
Menurut Menteri Perhutanan dan Perkebunan era Presiden Gus Dur, ia masih bersedia menerima panggilan menjadi khatib salat Jumat.
Ternyata, kebiasaan NMI menjadi khatib salat Jumat sudah dilakukan sejak ia masih menjabat sebagai Wali Kota Depok. (m38)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.