Kamis, 7 Mei 2026

Kabar Duka

Kabar Duka Aktor Senior Dorman Borisman Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sukowati istri Dorman Borisman menyampaikan bahwa suaminya menghembuskan nafas terakhirnya malam tadi di rumah sakit.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: murtopo
istimewa
Aktor lawas Dorman Borisman tutup usia. 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Aktor lawas Dorman Borisman dikabarkan meninggal dunia, Selasa (7/5/2024).

Kabar meninggalnya Dorman Borisman diterima awak media dari pesan berantai pada Selasa malam.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke rahmatullah, suami/bapak/ayah/abanganda kami DORMAN BORISMAN (KARDIMAN) dalam usia usia 73 tahun (5 Februari 1951 – 7 Mei 2024)," tulis pesan berantai tersebut.

"Wafat pada hari ini di rumah sakit Moch. Ridwan Meuraksa Jakarta, Selasa 7 Mei 2024 pada pukul 19.18 WIB," sambungnya.

Jenazah Dorman Borisman pun disemayamkan di rumah duka, di Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Puluhan pelayat yang diketahui dari keluarga hingga warga sekitar pun sudah mendatangi rumah duka, untuk menyampaikan bela sungkawa dan juga memanjatkan doa.

Baca juga: Kabar Duka, Penyebab Donny Kesuma Terserang Jantung Padahal Sudah Dilarang Dokter, Demi Anak-anak

Terdengar lantunan ayat suci Alquran dibacakan para pelayat yang datang ke rumah duka pria bernama asli Kardiman.

Terlihat jenazah Dorman yang juga berperan dalam film 'Manusia 6.000.000 Dolar' bersama Dono Kasino Indro atau Warkop DKI itu, berada di ruang tengah rumah duka.

Jenazah Dorman Borisman sudah ditutup kain putih dan cokelat dengan motif batik, berada ditengah-tengah para pelayat yang sedang membacakan ayat suci Alquran.

Sukowati istri Dorman Borisman menyampaikan bahwa suaminya menghembuskan nafas terakhirnya malam tadi di rumah sakit.

Baca juga: Kabar Duka, Ayah Bimbim Slank Meninggal Dunia

"Meninggal karena sakit tadi malam," ucap Sukowati kepada Wartakotalive.com.

Sukowati istri Dorman Borisman menceritakan kronologi meninggalnya sang suami, di RS Moch. Ridwan Meuraksa Jakarta, Selasa (7/5/2024) pukul 19.18 WIB.

Sukowati menyampaikan bahwa dirinya membawa sang suami, Dorman Borisman ke rumah sakit sekitar satu Minggu lalu dalam kondisi kakinya yang sudah sangat parah.

"Saya bawa ke rumah sakit masuk IGD dan langsung ditangani. Dokter langsung cek HB nya," kata Sukowati ketika ditemui di rumah duka, Selasa malam.

Setelah itu, Sukowati dipanggil dokter dan menyebut kaki Dorman harus diambil tindakan operasi pemotongan atau amputasi. Ia menyebut sang suami kondisinya sudah memprihatinkan.

"Akhirnya Selasa kemarin dilakukan amputasi. Kondisi beliau memang kurang sehat tapi tindakan operasi harus dilakukan," ucapnya.

Operasi pemotongan kaki kiri atau amputasi Dorman berhasil. Sukowati menyebut sang suami sempat membaik dan sudah bisa membuka matanya sedikit, tiga hari setelah tindakan.

Baca juga: Kabar Duka, Pak Ogah Meninggal Dunia Semalam, Jenazah Disemayamkan di Jati Asih

"Nah tapi lambat laun, dia itu pernapasan nya lemah akhirnya diambil keputusan untuk dipasang alat bantu nafas. Lalu saya lihat setelah diambil di sini agak lemah," jelasnya.

Sukowati pun menemani Dorman sejak Selasa pagi. Ia mengakui kalau sang suami sudah tidak bisa membuka matanya lagi dan keadaan terus memburuk.

Hingga sore hari, Sukowati menyebut tidak ada perubahan pada kondisi Dorman Borisman. Hingga akhirnya ia dipanggil dokter dan mendapatkan informasi yang sangat buruk.

"Saya diterangkan bahwa kata dokternya sudah diusahakan bermacam cara tapi sudah kritis, ya sudah akhirnya saya dampingi sampai selesai sampai tidak ada itu saja," ungkapnya.

Saat Dorman Borisman menghembuskan nafas terakhirnya, ia sudah mengikhlaskan kepergian sang suami untuk selama-lamanya.

"Ya mudah-mudahan yang paling penting Allah akan mengampuni segala dosa-dosanya segala kesalahan nya itu yg paling penting, saya bermohon kepada Allah SWT untuk mengampuni segala dosanya," ujar Sukowati.

"Dan kepada teman-teman mungkin yang kenal atau dekat mohon dimaafkan segala kesalahan nya, mudah-mudahan Husnul khotimah," sambungnya.

Sakit stroke dan diabetes

Arie ketua RT menyampaikan selama satu tahun belakangan, Dorman sudah sering keluar masuk rumah sakit, karena kondisinya yang naik turun.

"Bapa Dorman itu sakit stroke dan diabetes. Keluar masuk rumah sakit, kadang tiga Minggu dirawat, terus pulang. Gak lama balik lagi ke rumah sakit," kata Arie di rumah duka Dorman Borisman.

Kondisi terakhir diakui Arie kalau Dorman dilarikan ke rumah sakit sekitar satu Minggu lalu, karena ada masalah dibagian kakinya atas sakit diabetes.

Setelah menjalani pemeriksaan, Arie menyebut dokter mengambil tindakan untuk mengamputasi kaki kiri Dorman karena alami pembusukan.

"Seingat saya karena ada pembusukan jadi harus ada tindakan dioperasi pemotongan (diamputasi). Kebetulan memang saya yang gotong (kaki kiri yang di amputasi) untuk dimakamkan," ucapnya.

"Operasinya pun berhasil," sambungnya.

Arie mendapat kabar dari keluarga kalau kondisi Dorman di rumah sakit setelah operasi naik turun. Hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya tadi malam.

"Ya allahualam ternyata pa Dorman meninggal dunia," ungkapnya.

Arie menyebut jenazah Dorman Borisman rencananya akan dimakamkan di TPU Susulan atau TPU Kalisari, Jakarta Timur pukul 09.00 WIB. 

"Masih belum bisa dipastikan, nanti di-update lagi," ujar Arie. (ARI).

 

?utm_source=wa_tribun

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved